Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 85 UIN Walisongo Posko 10 Selenggarakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak di Desa Trayu

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 85 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang Posko 10 mengadakan kegiatan bertajuk “Pencegahan Pernikahan Anak” dengan tema “Cegah Pernikahan Anak, Selamatkan Masa Depan Generasi” pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Kegiatan ini diselenggarakan di Sanggar Paguyuban Turonggo Gagak Rimang (TGR) Desa Trayu, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, dan diikuti oleh seluruh anggota paguyuban tersebut.

Paguyuban ini merupakan salah satu tradisi turun-temurun dari Desa Trayu yang berperan dalam melestarikan budaya asli Indonesia.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 10 yang berfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan, khususnya dalam memberikan edukasi kepada anggota Paguyuban Turonggo Gagak Rimang (TGR) terkait bahaya dan dampak negatif dari pernikahan anak usia dini.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Stunting di Kelas Ibu Hamil Desa Mlilir

Acara berlangsung pada malam hari dengan suasana yang hangat dan interaktif.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Posko KKN Reguler 85 Desa Trayu, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua RT 04 sekaligus Ketua Paguyuban Turonggo Gagak Rimang (TGR) Desa Trayu, yang menyampaikan pentingnya edukasi sejak dini mengenai kesiapan usia pernikahan.

“Adanya sosialisasi ini saya sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN karena pertama kalinya mahasiswa KKN berkunjung ke sanggar dan sekaligus belajar bersama terkait edukasi ‘Pencegahan Pernikahan Anak’ dengan tema ‘Cegah Pernikahan Anak, Selamatkan Masa Depan Generasi’,” ujarnya dalam sambutannya.

Baca juga:  Tingkatkan Kesehatan dan Solidaritas Warga, KKN UIN Walisongo Desa Banyuringin Gelar Senam Bersama Ibu-ibu PKK dan Lansia

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan penyampaian materi utama oleh mahasiswa KKN yang menjelaskan faktor-faktor penyebab pernikahan anak, dampak sosial dan kesehatan yang ditimbulkannya, serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan oleh masyarakat dan keluarga.

Materi disampaikan secara komunikatif dengan tayangan infografis dan sesi tanya jawab yang melibatkan peserta.

Peserta yang hadir, terutama anggota Paguyuban Turonggo Gagak Rimang (TGR), tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Beberapa di antaranya turut menyampaikan pandangan dan pengalaman pribadi terkait pernikahan dini yang terjadi di lingkungan sekitar.

Momen ini menjadi ruang diskusi yang produktif dan membuka kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga masa depan anak-anak.

Baca juga:  Indonesia dan Jepang Perkuat Kerja Sama Militer Melalui Kolaborasi Pendidikan Pertahanan

Melalui kegiatan “Pencegahan Pernikahan Anak” ini, mahasiswa KKN Posko 10 berupaya memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan dan kesehatan reproduksi remaja.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah kecil menuju perubahan besar agar generasi muda Desa Trayu dapat tumbuh dengan masa depan yang lebih cerah dan berkualitas.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Dengan semangat pengabdian, mahasiswa KKN UIN Walisongo bertekad untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sadar, cerdas, dan berdaya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak
Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Awal 2026, BPS Catat Tren Mulai Melandai

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:40 WIB

Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terbaru