Mahasiswa KKN MIT Posko 79 UIN Walisongo Semarang 2026 Kenalkan Eco Print kepada Anak-Anak Desa Pidodo

waktu baca 2 menit
Minggu, 2 Agu 2026 22:21 5 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang 2026 Posko 79 Adidaya sukses menyelenggarakan pelatihan Eco Print bersama anak-anak Desa Pidodo pada Minggu (2/8) di Pendopo Balai Desa Pidodo.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Divisi Ekonomi Kreatif (Ekraf) ini bertujuan mengembangkan kreativitas anak sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitar mereka.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengenal teknik eco print dengan memanfaatkan berbagai jenis daun dan bunga sebagai motif alami pada tote bag.

Selain memperoleh pengalaman baru, peserta juga belajar bahwa tumbuhan di lingkungan sekitar memiliki nilai seni dan dapat diolah menjadi produk yang kreatif.

Koordinator Divisi Ekraf KKN Adidaya 2026, Anisa Virgayatri, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada anak-anak bahwa bahan-bahan alami di sekitar mereka, seperti daun dan bunga, dapat diolah menjadi karya yang kreatif dan bernilai. Harapannya, mereka tidak hanya belajar berkarya, tetapi juga semakin peduli terhadap lingkungan,” ujar Anisa.

Baca juga:  Pendampingan Belajar TK Tunas Harapan oleh KKN UIN Walisongo Semarang

Anisa menambahkan bahwa teknik eco print dipilih karena prosesnya sederhana, menarik, dan mudah dipraktikkan oleh anak-anak.

Selain itu, bahan-bahan yang digunakan juga mudah ditemukan di lingkungan sekitar desa sehingga dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk terus berkarya dengan memanfaatkan potensi alam yang ada.

Selama pelaksanaan kegiatan, antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Anak-anak dengan penuh semangat memilih daun dan bunga yang akan digunakan, menyusun motif sesuai imajinasi mereka, hingga menunggu hasil cetakan pada tote bag masing-masing.

Meskipun terdapat perbedaan usia dan kemampuan peserta, mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung agar setiap anak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.

Baca juga:  FLOQ Hadirkan World Cup Trading Campaign: Dukung Tim Favorit, Kumpulkan Poin, dan Menangkan Total Hadiah Rp200 Juta

Salah seorang peserta, Dewi, siswi sekolah dasar asal Desa Pidodo, mengaku sangat senang mengikuti pelatihan tersebut.

“Aku senang ikut kegiatan ini. Ternyata daun bisa jadi gambar yang bagus di tas. Seru sekali karena bisa membuat motif sendiri dan hasilnya bagus,” ujar Dewi dengan wajah penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 79 Adidaya 2026 berharap anak-anak Desa Pidodo memperoleh pengalaman baru yang bermanfaat sekaligus memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya dengan memanfaatkan kekayaan alam sebagai media berkarya.

Baca juga:  Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sambil memperlihatkan hasil tote bag eco print yang telah mereka buat.

Beragam motif daun dan bunga yang tercetak pada tote bag menjadi bukti kreativitas anak-anak Desa Pidodo sekaligus menjadi kenang-kenangan dari kegiatan edukatif yang dilaksanakan oleh KKN Posko 79 Adidaya 2026.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA