Jatengvox.com – Pendidikan mengenai uang kerap dianggap baru relevan setelah seseorang dewasa dan memiliki penghasilan sendiri. Padahal, kebiasaan mengelola uang, membedakan kebutuhan dari keinginan, hingga memahami pentingnya menabung, idealnya ditanamkan sejak usia sekolah dasar, saat pola pikir anak masih sangat mudah dibentuk.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar program edukasi literasi finansial bertajuk “Matematika Keuangan Ceria” bersama siswa kelas 3 sekolah dasar di Desa Purwodadi.
Program ini diinisiasi oleh Yusi Setya Salsabila, mahasiswa program studi Matematika, Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Undip.
Melalui pendekatan belajar sambil bermain, kegiatan ini bertujuan mengenalkan konsep dasar uang sebagai alat tukar, melatih kemampuan berhitung sederhana dalam konteks jual-beli, sekaligus menanamkan pemahaman tentang perbedaan kebutuhan (needs) dan keinginan (wants) sejak dini.

Kegiatan berlangsung di ruang perpustakaan sekolah dengan memanfaatkan media layar interaktif berisi ilustrasi bergambar agar materi lebih mudah dipahami anak-anak.
Sesi dibuka dengan pertanyaan pemantik “Apa itu uang?”, sebelum siswa diajak mengenal berbagai pecahan uang rupiah, memahami fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari, dan berdiskusi mengenai contoh-contoh kebutuhan serta keinginan yang mereka temui di rumah maupun di pasar desa.
Anak-anak duduk lesehan mengelilingi fasilitator, menciptakan suasana belajar yang santai namun tetap fokus. Diskusi berlangsung dua arah, dengan siswa aktif menjawab dan mengajukan pertanyaan seputar pengalaman mereka menggunakan uang jajan sehari-hari.
Sebagai penguatan konsep menabung dan penghargaan atas usaha belajar, sesi ditutup dengan pembagian jajanan kepada seluruh peserta, sekaligus sesi foto bersama yang berlangsung penuh keceriaan.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa uang bukan sekadar alat untuk jajan, tetapi juga sarana untuk belajar membuat keputusan. Harapannya, kebiasaan berpikir kritis sebelum membelanjakan uang ini bisa terbawa hingga mereka dewasa,” ungkap Yusi.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN Tim II Undip 2025/2026 di Desa Purwodadi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, yang turut menyasar isu digitalisasi UMKM dan penguatan kapasitas masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran generasi muda Desa Purwodadi terhadap pentingnya literasi keuangan dapat tumbuh sejak bangku sekolah dasar, sehingga kelak mereka menjadi generasi yang lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi maupun keluarga.
Penulis: Yusi Setya Salsabila, Tim II KKN Undip Desa Purwodadi
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar