Kurangi Kebiasaan Bakar Sampah, Mahasiswa KKN Undip Pasang Poster Edukasi Recycle di Desa Nyamplungsari

waktu baca 2 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 22:00 10 jatengvox

Jatengvox.com – Tim Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Universitas Diponegoro (Undip) Tim II resmi memasang poster edukasi pengelolaan sampah rumah tangga di sejumlah titik strategis Desa Nyamplungsari pada Sabtu (8/8/2026).

Pemasangan poster ini merupakan puncak dari program kerja bertajuk “Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Recycle sebagai Upaya Membangun Kesadaran Kolektif di Desa Nyamplungsari” yang digagas oleh Mirza Rahman Jatmiko, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, FISIP Undip.

Program ini menyasar seluruh warga Desa Nyamplungsari dan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah, sekaligus mendorong perubahan perilaku melalui penyampaian pesan edukasi yang mudah dipahami.

Baca juga:  Mahasiswa KKN R TIM II UNDIP Bawa UMKM Desa Cibiyuk Naik Panggung Google Maps

Latar belakang program ini adalah kebiasaan sebagian warga yang masih membakar sampah rumah tangga, sebuah praktik yang sudah lama berlangsung dan berpotensi berdampak pada kesehatan maupun kelestarian lingkungan.

Sebelum menyusun media edukasi, mahasiswa lebih dulu melakukan observasi terhadap kebiasaan warga dalam mengelola dan membakar sampah.

Dari hasil observasi tersebut, disusunlah poster edukasi yang memuat pesan persuasif mengenai manfaat pengelolaan sampah serta dampak pembakaran sampah terhadap kesehatan dan lingkungan.

Baca juga:  KKN Undip Hadirkan SIKANDA, Dorong Digitalisasi Informasi dan Pelayanan Desa Kandeman

Poster kemudian dipasang di lokasi-lokasi strategis yang mudah dilihat oleh masyarakat.

Ketua PKK Desa Nyamplungsari, Siti Munarti, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas program edukasi yang digagas mahasiswa KKN.

“Terima kasih banyak untuk mahasiswa KKN Undip yang sudah peduli dengan lingkungan desa kami. Semoga poster-poster ini bisa terus mengingatkan warga supaya tidak sembarangan membakar sampah lagi,” ungkap Siti Munarti.

Meski demikian, mahasiswa mengakui bahwa perubahan kebiasaan masyarakat tidak dapat terjadi secara instan.

Kebiasaan membakar sampah yang sudah mengakar membutuhkan waktu untuk berubah, dan tidak semua warga sempat memperhatikan pesan pada poster akibat keterbatasan media edukasi yang digunakan.

Baca juga:  Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Dampak program terhadap perubahan perilaku warga secara menyeluruh juga belum bisa diukur mengingat waktu pelaksanaan KKN yang terbatas.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa berharap poster edukasi tersebut tetap dipertahankan sebagai media pengingat bagi warga.

Pemerintah desa maupun pihak terkait juga diharapkan dapat melanjutkan edukasi dan pemantauan secara berkala, agar kebiasaan pengelolaan sampah warga Desa Nyamplungsari dapat terus membaik dari waktu ke waktu.

 

 

Penulis: Tim KKN-R Undip Tim II Desa Nyamplungsari

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA