Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah memperkuat langkah penanganan bencana di Aceh dan Sumatra Utara dengan menggandeng perguruan tinggi sebagai pusat koordinasi.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan bahwa kampus tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam respon cepat di lapangan.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci percepatan pemulihan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia, jaringan relawan, serta fasilitas yang dapat dioptimalkan dalam kondisi darurat.

Baca juga:  Kolaborasi Strategis Mahasiswa KKN UPGRIS dalam Mendukung Kegiatan Posyandu RW 11 Desa Beji

“Kesiapan bukan hanya soal kecepatan, tetapi ketepatan sasaran,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (8/12/2025).

Melalui sinergi ini, kampus tidak hanya menjadi tempat pengumpulan logistik, tetapi juga pusat informasi dan intervensi cepat.

Kemdiktisaintek menyiapkan tiga skema bantuan yang menyasar sivitas akademika serta masyarakat yang terdampak bencana.

Setiap bantuan disusun berdasarkan identifikasi kebutuhan di lapangan, agar distribusi tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.

Pada tahap awal, pengiriman bantuan dilakukan melalui perguruan tinggi yang telah siap secara logistik. Dari titik ini, kampus menurunkan tim medis dan relawan untuk membantu layanan darurat.

Baca juga:  Panduan Lengkap Mengajukan KUR BRI 2025: Syarat, Plafon, dan Cara Daftar

Posko kampus di Sumatra Utara juga menjadi pusat koordinasi distribusi pangan, perlengkapan sanitasi, hingga dukungan komunikasi.

Untuk menjangkau wilayah sulit, pemerintah mengirim enam tenaga kesehatan (nakes) dan dua dokter TNI melalui jalur udara.

Penerjunan dilakukan dari Pangkalan TNI AU Soewondo, sehingga layanan medis dapat segera tiba di lokasi yang aksesnya terbatas.

Selain itu, Kemdiktisaintek menambah stok obat-obatan darurat dan mengoperasikan layanan kesehatan keliling untuk menguatkan fasilitas kesehatan di daerah terdampak.

Kementerian bekerja sama dengan posko kampus untuk memperbarui data lapangan secara rutin.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 34 Hidupkan Gerakan Filantropi Buku di Desa Sriwulan

Pembaruan ini penting, karena memengaruhi langkah kebijakan dan memastikan setiap intervensi berkelanjutan.

Respons yang terukur ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan awal masyarakat serta mengurangi potensi risiko lanjutan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru