Workshop penyusunan proposal bersama masyarakat dan pemuda Dusun Bejiwetan (Sumber: Dok. KKN MIT-22 Posko 34 Desa Kalibeji) Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 Posko 34 UIN Walisongo Semarang dan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar kegiatan Workshop Penyusunan Proposal di Dusun Bejiwetan, Desa Kalibeji, Kecamatan Tuntang, pada Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Penyusunan Proposal yang Efektif dan Benar” tersebut dilaksanakan mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai dan bertempat di Lapangan Voli Dusun Bejiwetan.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN MIT-22 Posko 34 dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang penyusunan proposal kegiatan.
Proposal menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat maupun organisasi dalam merencanakan dan mengajukan berbagai kegiatan, baik di bidang sosial, kepemudaan, kemasyarakatan, maupun kegiatan lainnya.
Melalui workshop tersebut, mahasiswa KKN berupaya memberikan pemahaman kepada peserta mengenai bagaimana menyusun proposal secara sistematis, jelas, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan kegiatan.
Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat agar lebih mandiri ketika akan membuat proposal untuk berbagai kegiatan di lingkungan Dusun Bejiwetan maupun Desa Kalibeji.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengenalan materi mengenai pentingnya proposal dalam sebuah kegiatan.
Mahasiswa KKN kemudian menyampaikan beberapa bagian penting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan proposal, mulai dari menentukan judul kegiatan, membuat latar belakang, menyusun tujuan dan manfaat, menentukan bentuk kegiatan, hingga membuat rencana anggaran biaya.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan mudah dipahami dalam sebuah proposal.
Penyusunan proposal tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, tetapi juga bagaimana sebuah rencana kegiatan dapat disampaikan secara terstruktur sehingga pihak yang membaca dapat memahami maksud dan tujuan kegiatan tersebut.
Workshop penyusunan proposal bersama masyarakat dan pemuda Dusun Bejiwetan (Sumber: Dok. KKN MIT-22 Posko 34 Desa Kalibeji)
Kegiatan workshop menghadirkan dua pemateri dari Divisi Ekonomi Kreatif KKN MIT-22 Posko 34, yaitu Ahmad Afgiansyah Shahdani Putra selaku Anggota Divisi Ekonomi Kreatif KKN MIT-22 Posko 34 dan Arif Samsudin selaku Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif KKN MIT-22 Posko 34.
Kedua pemateri menyampaikan materi secara bergantian dengan memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah penyusunan proposal yang baik.
Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar dapat dipahami oleh peserta, khususnya dalam penerapannya pada kegiatan yang akan dilaksanakan oleh masyarakat dan pemuda setempat.
Ahmad Afgiansyah Shahdani Putra turut memberikan penjelasan mengenai bagian-bagian proposal yang perlu diperhatikan agar isi proposal dapat tersusun secara runtut.
Sementara itu, Arif Samsudin memberikan penguatan mengenai penyusunan proposal yang efektif serta pentingnya menyesuaikan isi proposal dengan tujuan dan kebutuhan kegiatan.
Selain penyampaian materi, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan mengenai berbagai kendala yang sering dihadapi ketika menyusun proposal.
Diskusi berlangsung secara interaktif sehingga peserta dapat memahami materi melalui contoh dan pembahasan yang berkaitan dengan kebutuhan kegiatan di lingkungan masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta mengikuti pemaparan materi dengan baik dan turut berpartisipasi dalam sesi diskusi.
Beberapa peserta juga menyampaikan pertanyaan mengenai penyusunan latar belakang, tujuan kegiatan, hingga pembuatan anggaran biaya dalam proposal.
Suasana workshop berlangsung dengan penuh keakraban. Mahasiswa KKN dan peserta saling berinteraksi dalam suasana yang santai tetapi tetap fokus pada materi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat.
Workshop Penyusunan Proposal ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemuda Dusun Bejiwetan dalam menjalankan berbagai kegiatan.
Dengan adanya pemahaman mengenai penyusunan proposal, masyarakat diharapkan dapat membuat dokumen perencanaan kegiatan secara lebih mandiri, terarah, dan sistematis.
Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu program kerja Divisi Ekonomi Kreatif KKN MIT-22 Posko 34. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama menjalankan KKN di Desa Kalibeji.
Setelah seluruh rangkaian Workshop Penyusunan Proposal selesai, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara perpisahan antara mahasiswa KKN MIT-22 Posko 34 dengan masyarakat dan pemuda Dusun Bejiwetan.
Acara perpisahan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Dusun Bejiwetan yang telah menerima, mendukung, serta ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan mahasiswa selama pelaksanaan KKN.
Perpisahan tersebut juga menjadi momen untuk mengenang berbagai kebersamaan yang telah terjalin antara mahasiswa KKN dengan masyarakat. Interaksi yang selama ini terbangun diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan KKN selesai, tetapi tetap menjadi hubungan baik antara mahasiswa dan masyarakat.
Ahmad Afgiansyah Shahdani Putra, sebagai salah satu pemateri dalam kegiatan Workshop Penyusunan Proposal, turut hadir dalam rangkaian acara hingga kegiatan perpisahan.
Bersama mahasiswa KKN lainnya, Ahmad menjadi bagian dari kegiatan yang bertujuan memberikan kontribusi dan pengalaman kepada masyarakat Dusun Bejiwetan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN MIT-22 Posko 34 berharap pengetahuan mengenai penyusunan proposal yang telah disampaikan dapat diterapkan oleh masyarakat dan pemuda dalam berbagai kegiatan di masa mendatang.
Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan kegiatan sekaligus menyampaikan kebutuhan kegiatan secara lebih terstruktur.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga berupaya berbagi ilmu, pengalaman, dan keterampilan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Workshop Penyusunan Proposal dan acara perpisahan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang meninggalkan kesan tersendiri bagi mahasiswa KKN MIT-22 Posko 34 dan masyarakat Dusun Bejiwetan.
Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi kedua belah pihak.
Ke depan, mahasiswa KKN MIT-22 Posko 34 berharap masyarakat dan pemuda Dusun Bejiwetan dapat terus mengembangkan berbagai kegiatan secara mandiri dan mampu menyusun perencanaan kegiatan dengan baik melalui proposal yang efektif, benar, dan sistematis.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar