Jatengvox.com Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 123 turut menghadiri kegiatan “Peningkatan Kualitas Kebijakan melalui Media Tradisional” yang diselenggarakan di pendopo Desa Kuwu, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak pada Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan anggota DPRD Jawa Tengah, Nurul Furqon, S.E., M.M., sebagai narasumber dan diikuti oleh masyarakat Desa Kuwu serta mahasiswa KKN.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai kebijakan sekaligus mengenal pemanfaatan media tradisional sebagai sarana komunikasi.

Mahasiswa KKN turut mengikuti rangkaian acara dengan menyimak materi yang disampaikan oleh Nurul Furqon.
Kepala Desa Kuwu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi secara langsung sekaligus mempertahankan kesenian tradisional yang masih berkembang di lingkungan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi secara langsung sekaligus tetap mempertahankan kesenian tradisional yang ada di masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan masyarakat bisa ikut berpartisipasi dengan baik,” ujar Suhadi, Kepala Desa Kuwu.

Salah satu media tradisional yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut adalah kesenian rebana. Sejumlah peserta menampilkan permainan rebana yang diiringi dengan lantunan lagu.
Penampilan tersebut turut memeriahkan kegiatan sekaligus menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih dapat digunakan sebagai sarana komunikasi di tengah masyarakat.
Nurul Furqon, S.E., M.M. menjelaskan bahwa media tradisional masih memiliki peran dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat, terutama karena bentuknya dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Media tradisional masih memiliki tempat di tengah masyarakat. Melalui kesenian seperti rebana dan lantunan lagu, pesan yang disampaikan dapat diterima dengan suasana yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat,” ujar Nurul Furqon.
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 123 mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari keterlibatan mereka dalam berbagai aktivitas masyarakat Desa Kuwu.
Selain mendapatkan pemahaman mengenai kebijakan, mahasiswa juga dapat mengenal secara langsung kesenian tradisional yang masih hidup dan digunakan dalam kegiatan masyarakat.
Setelah rangkaian acara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat, narasumber, dan mahasiswa KKN untuk berinteraksi serta berbincang dalam suasana yang lebih santai.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 123 memperoleh pengalaman untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Desa Kuwu, termasuk keberadaan media tradisional sebagai salah satu bentuk komunikasi dan kesenian yang masih dipertahankan di tengah masyarakat.
Penulis: Tim KKN UIN Walisongo Posko 123
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar