KKN UIN Walisongo Posko 109 Hadirkan Inovasi Budidaya Lele dengan Memanfaatkan Galon Bekas

waktu baca 3 menit
Minggu, 23 Agu 2026 20:30 24 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 109 Desa Tlogorejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, mengadakan kegiatan edukasi pemanfaatan galon bekas sebagai wadah budidaya bibit ikan lele bersama ibu-ibu PKK Dusun Pampang, (23/8/26).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat mengenai pemanfaatan barang bekas agar memiliki nilai guna dan dapat mendukung kegiatan produktif di lingkungan rumah.

Dalam kegiatan tersebut, galon bekas yang sudah tidak digunakan dimanfaatkan kembali sebagai media sederhana untuk memelihara bibit ikan lele.

Melalui inovasi tersebut, masyarakat diajak untuk tidak langsung membuang barang bekas, melainkan melihat peluang pemanfaatannya dengan cara yang kreatif dan tepat.

Selain membantu mengurangi barang yang berpotensi menjadi limbah, pemanfaatan galon juga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mencoba kegiatan budidaya ikan dengan memanfaatkan ruang yang tersedia di sekitar rumah.

Baca juga:  Serunya Membatik Ala Alam: Anak-anak SDN Pakopen 2 Antusias Coba Ecoprint

Mahasiswa KKN memberikan penjelasan sekaligus melakukan praktik secara langsung bersama ibu-ibu PKK Dusun Pampang.

Tahapan kegiatan dimulai dari menyiapkan dan membersihkan galon bekas, mengisi wadah dengan air, memastikan kondisi media sesuai untuk bibit ikan, hingga memasukkan bibit lele ke dalam wadah budidaya.

Praktik secara langsung tersebut dilakukan agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat memahami setiap tahapan budidaya dengan lebih mudah.

Selain mengenalkan cara membuat media budidaya sederhana, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai perawatan bibit ikan lele.

Baca juga:  Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi UNDIP Meningkatkan Pengetahuan Melalui Kegiatan Job Training di UPT Perpustakaan UNS

Materi yang disampaikan meliputi tata cara pemberian pakan, menjaga kebersihan wadah, melakukan penggantian dan pengelolaan air, serta memantau kondisi dan perkembangan ikan secara berkala.

Mahasiswa juga memperkenalkan beberapa jenis obat atau perlakuan yang dapat digunakan dalam proses perawatan ikan lele sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari ibu-ibu PKK Dusun Pampang. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka selama proses praktik berlangsung.

Para peserta turut mencoba secara langsung tahapan pemanfaatan galon bekas sebagai media budidaya serta aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara pemeliharaan dan perawatan bibit lele.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Ajak Siswa SD Pamriyan Cinta Budaya Lewat Tari dan Colour Fun

Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa KKN dengan para peserta.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 109 berupaya memberikan pemahaman bahwa barang bekas tidak selalu berakhir sebagai limbah.

Dengan kreativitas dan pengelolaan yang tepat, barang yang sudah tidak terpakai masih dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai produktif.

Pemanfaatan galon bekas sebagai wadah budidaya bibit lele juga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan sederhana yang dapat dikembangkan masyarakat di lingkungan rumah.

Dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan serta lahan yang terbatas, masyarakat dapat mencoba kegiatan budidaya ikan secara sederhana.

 

 

Penulis: Tim KKN UIN Walisongo

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA