Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tematik Universitas Diponegoro melaksanakan program publikasi dan promosi kesenian Barongan sebagai bentuk penguatan potensi budaya lokal di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal.
Program kerja dilaksanakan dengan observasi dan wawancara bersama tim kesenian pada Minggu, 8 Februari 2026, kemudian diselesaikan melalui penyerahan luaran program pada Kamis, 12 Februari 2026 dengan melibatkan pihak Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.
Kegiatan ini berangkat dari belum tersusunnya dokumentasi yang sistematis mengenai kesenian Barongan di Kelurahan Karangsari, Kabupaten Kendal.
Ketua kelompok New Putro Budoyo, Sutrisono, menyampaikan, “Akan sangat baik apabila kelompok kami dapat dipromosikan lebih luas, khususnya di wilayah Kendal.” saat sesi wawancara pada Minggu (08/02/2026).
Meski telah dikenal oleh masyarakat setempat, New Putro Budoyo masih memiliki potensi besar untuk diperkenalkan secara lebih luas agar keberadaannya semakin kuat sebagai representasi kesenian Barongan daerah.
Oleh karena itu, Mahasiswa KKN Tematik Universitas Diponegoro Tim 5 mengupayakan agar New Putro Budoyo bisa menebarkan sayapnya lebih lebar demi mendukung pelestarian kesenian tradisional Kendal.

Publikasi dan promosi New Putro Budoyo dirangkap dalam booklet berjudul “BARONGAN NEW PUTRO BUDOYO – Kesenian Tradisional Kabupaten Kendal, Ritme Tradisi Jawa Tengah” yang berisi data primer dari kelompok seni, meliputi profil singkat, struktur organisasi, serta gambaran umum aktivitas pertunjukan.
Penyusunan dilakukan secara langsung melalui observasi dan komunikasi dengan anggota kelompok seni, kemudian hasilnya diserahkan dan dipresentasikan kepada pihak Disporapar sebagai bentuk publikasi awal.
Sasaran utama program adalah pemerintah daerah sebagai pemangku kepentingan pariwisata dan kebudayaan, sekaligus sebagai langkah awal memperkenalkan potensi kesenian lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam pertemuan tersebut, pihak dinas memberikan apresiasi terhadap upaya dokumentasi yang telah dilakukan.
Perwakilan bidang pariwisata menyampaikan bahwa data yang disusun memiliki nilai penting bagi pengembangan database kesenian daerah.
Kepala Bidang Pariwisata menyatakan, “Terima kasih banyak karena sudah membantu kami melakukan pendataan salah satu tim barongan di Kendal. Ini sangat berarti bagi kami untuk membangun database kesenian daerah agar barongan dapat menjadi salah satu wajah budaya Kendal.”
Selain itu, pihak dinas juga memberikan masukan bahwa pengemasan informasi kesenian untuk kepentingan promosi pariwisata dapat dikembangkan lebih naratif dan menarik, misalnya melalui penambahan cerita atau latar budaya sebagai identitas khas kelompok seni.
Melalui program ini, booklet profil diharapkan menjadi media awal dokumentasi kesenian barongan sekaligus mendukung promosi budaya lokal Kendal secara lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan.
Program ini juga menunjukkan peran mahasiswa dalam menjembatani potensi budaya masyarakat dengan kebutuhan data dan promosi di tingkat pemerintah daerah.
Penulis : Violeta Khairun Nisa, Mahasiswi Teknik Industri Universitas Diponegoro
Editor : Murni A














