Kemendikdasmen Pastikan Sekolah Terdampak Banjir di Sumatra Barat Tetap Layani Pembelajaran

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Barat tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu aktivitas belajar ribuan siswa.

Di tengah kondisi tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) turun langsung memastikan layanan pendidikan tetap berjalan, meski dalam situasi darurat.

Pada 24–25 Desember 2025, peninjauan ke sekolah-sekolah terdampak dipimpin Staf Khusus Mendikdasmen, Didik Suhardi.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sekolah, kesiapan pembelajaran, serta kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi pascabencana.

Didik Suhardi menjelaskan, Kemendikdasmen telah menyalurkan bantuan pendidikan sejak sekitar empat minggu terakhir. Bantuan tersebut disesuaikan dengan jumlah siswa terdampak dan tingkat kerusakan masing-masing satuan pendidikan.

Baca juga:  Posbankum Wajib di Seluruh Desa 2025, Perempuan dan Anak Jadi Prioritas Layanan

“Bantuan yang diberikan meliputi school kit, makanan sehat, alat tulis, hingga tenda kelas darurat. Kami juga menyalurkan voucher tunai untuk membantu pembersihan sisa material banjir,” kata Didik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, pendekatan ini penting agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan riil di lapangan. Setiap sekolah memiliki kondisi berbeda, sehingga dukungan yang diberikan pun tidak disamaratakan.

Kemendikdasmen menargetkan agar proses belajar mengajar pada semester genap Januari 2026 tetap dapat dilaksanakan, meskipun dalam keterbatasan.

“Kami memastikan sekolah-sekolah terdampak bisa kembali melaksanakan pembelajaran. Bantuan yang disiapkan mencakup bahan ajar, buku, kursi, hingga sarana pendukung lainnya,” ujar Didik.

Baca juga:  Edukasi Pembuatan Pakan Ternak dari Eceng Gondok oleh Mahasiswi KKN-T UNDIP untuk Mendukung UMKM Karangsari

Untuk sekolah dengan kerusakan berat, opsi relokasi ke lokasi yang lebih aman menjadi salah satu solusi yang dipertimbangkan.

Namun, langkah ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk donatur yang dapat membantu penyediaan lahan.

Sebagai langkah cepat, Kemendikdasmen menyiapkan tenda pembelajaran darurat. Sedikitnya tiga tenda kelas segera dikirim ke lokasi terdampak agar kegiatan belajar bisa segera dimulai kembali.

“Insyaallah tenda tiba besok, sehingga anak-anak bisa kembali belajar,” ucap Didik.

Tenda-tenda tersebut menjadi solusi sementara agar siswa tidak terlalu lama kehilangan waktu belajar, sembari menunggu proses pemulihan dan perbaikan bangunan sekolah.

Baca juga:  Kemenkop Libatkan GP Ansor dalam Gerakan Nasional Koperasi Desa Merah Putih

Pemulihan pendidikan tidak hanya dilakukan di Sumatra Barat, tetapi juga mencakup wilayah lain seperti Sumatra Utara dan Aceh yang turut terdampak bencana.

Plt Kepala SDN 05 Batang Anai, Lisa Rifendi, mengungkapkan kondisi sekolahnya mengalami kerusakan cukup parah. Sebagian besar ruang kelas terdampak banjir dan longsor, sehingga tidak memungkinkan digunakan untuk belajar.

“Kami bersyukur atas bantuan dari Kemendikdasmen. Harapan kami, pembelajaran bisa segera berjalan normal kembali,” kata Lisa.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru