Insiden ATR di Sulsel, DPR Dorong Perbaikan Sistem demi Keselamatan Penumpang

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Insiden hilang kontak pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar di wilayah Sulawesi Selatan menjadi sorotan serius berbagai pihak.

Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan udara, tetapi juga alarm keras bagi sistem keselamatan penerbangan nasional agar tidak pernah berkompromi terhadap aspek kelaikan pesawat.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan bahwa setiap penerbangan wajib dijalankan dengan prinsip kehati-hatian maksimal.

Menurutnya, keselamatan penumpang dan awak pesawat harus menjadi prioritas utama, tanpa toleransi terhadap kelalaian sekecil apa pun.

“Keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab bersama. Setiap kejadian harus menjadi pelajaran agar sistem terus diperbaiki dan negara benar-benar hadir melindungi masyarakat,” ujar Ridwan dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu, 18 Januari 2026.

Baca juga:  Wujud Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersih-Bersih Mushola di Dusun Surak

Ridwan menekankan bahwa seluruh awak penerbangan, mulai dari pilot hingga kru teknis, wajib beroperasi sesuai prosedur tetap (protap) yang berlaku.

Hal ini menjadi semakin krusial ketika penerbangan melintasi wilayah dengan karakter geografis menantang serta kondisi cuaca yang berisiko tinggi.

Menurutnya, kepatuhan terhadap protokol keselamatan bukan hanya tanggung jawab maskapai, tetapi juga bagian dari pengawasan negara melalui regulator dan lembaga terkait.

“Komisi V DPR akan menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan konstruktif setelah investigasi resmi diselesaikan. Setiap temuan harus menjadi dasar penguatan sistem keselamatan penerbangan ke depan,” tegas politikus Partai Golkar tersebut.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 02 Warnai Semangat Sumpah Pemuda Lewat Beragam Lomba di SDN 02 Kaliputih

Pernyataan ini menegaskan komitmen DPR untuk memastikan bahwa evaluasi tidak berhenti pada aspek teknis semata, melainkan juga menyentuh sistem pengawasan, regulasi, serta kesiapan sumber daya manusia di sektor penerbangan.

Sementara itu, upaya pencarian oleh Tim SAR gabungan mulai menunjukkan titik terang. Basarnas Makassar mengonfirmasi telah menemukan serpihan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, pada Minggu pagi, 18 Januari 2026.

Kepala Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa operasi pencarian dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan unsur darat dan udara.

Baca juga:  Pemerintah Janjikan Pembangunan Hunian Bagi Warga Terdampak Bencana Sumatera

Tim Advance Search and Rescue Unit (AJU) diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 06.30 WITA.

“Tim AJU membawa drone serta perlengkapan evakuasi untuk menjangkau medan pegunungan. Secara bersamaan, helikopter dari Pangkalan Udara TNI AL melakukan penyisiran dari udara,” kata Andi.

Sekitar pukul 07.46 WITA, kru helikopter pertama kali melihat serpihan kecil pesawat berupa pecahan jendela di lereng Gunung Bulusaraung.

Selang beberapa menit kemudian, tepat pukul 07.49 WITA, kembali terdeteksi serpihan berukuran lebih besar.

“Badan dan ekor pesawat terlihat di lereng selatan Gunung Bulusaraung. Dari arah puncak gunung, posisi serpihan berada di sisi utara,” jelas Andi.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:00 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Berita Terbaru