Indonesia Torehkan Prestasi Swasembada Pangan, Jadi Kekuatan Baru di Diplomasi Global

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Indonesia mencatat sejarah baru dengan keberhasilan mencapai swasembada pangan, yang kini tak hanya berdampak pada kebutuhan dalam negeri, tetapi juga membawa pengaruh besar di panggung internasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan capaian ini dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-80 di New York pada Selasa, 23 September 2025.

Dalam pidatonya, Presiden menyebut Indonesia bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional, tetapi juga sudah mengekspor beras ke sejumlah negara.

Bahkan, Indonesia turut mengirimkan bantuan beras ke Palestina sebagai wujud solidaritas dan kepedulian kemanusiaan.

Baca juga:  Presiden Prabowo Hadiri KTT Perdamaian di Mesir, Dunia Sambut Akhir Perang Gaza

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Profesor Hamdan Hamedan, menilai capaian ini mencerminkan kemandirian sekaligus kedaulatan pangan Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kebijakan yang konsisten dalam memperkuat sektor pertanian.

“Investasi, dukungan teknologi, dan keberpihakan kepada petani menjadi faktor kunci tercapainya kemandirian pangan,” ujar Hamdan.

Ia menambahkan, pencapaian ini dapat menjadi contoh nyata bagi negara berkembang lainnya yang masih berjuang memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya.

Lebih dari sekadar pencapaian domestik, keberhasilan ini membuka babak baru bagi diplomasi Indonesia. Pangan kini dipandang sebagai instrumen strategis dalam memperkuat hubungan antarbangsa.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Dampingi PKK Dusun Rowosari dalam Pengemasan dan Branding Produk Tepung Mocaf dan VCO

Hamdan menegaskan, kontribusi pangan Indonesia bukan hanya simbol solidaritas, tetapi juga peran strategis dalam menjaga stabilitas kawasan.

“Dengan berbagi hasil panen, Indonesia tidak hanya mengurangi penderitaan masyarakat yang terdampak krisis, tetapi juga memperkuat kerja sama kemanusiaan global,” jelasnya.

Keberhasilan swasembada pangan menjadi pesan kuat bahwa Indonesia hadir bukan hanya sebagai konsumen di pasar internasional, tetapi juga sebagai penopang ketahanan pangan global.

Dengan kemampuan memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus berbagi dengan negara lain, Indonesia meneguhkan posisinya sebagai kekuatan baru di bidang pangan dunia.

Baca juga:  Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Energi Terbarukan dan Pendidikan

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak
Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Awal 2026, BPS Catat Tren Mulai Melandai

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:40 WIB

Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terbaru