Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Indonesia kembali mengambil peran strategis di panggung global. Pemerintah resmi bergabung dalam Board of Peace (BoP), sebuah badan internasional yang dibentuk untuk mengupayakan perdamaian di kawasan konflik, khususnya Gaza, Palestina.

Keikutsertaan ini menandai langkah diplomasi penting Indonesia dalam mendorong penyelesaian konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, kehadiran Indonesia di Dewan Perdamaian merupakan momentum bersejarah yang membuka peluang nyata bagi terwujudnya perdamaian di Gaza.

Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin dunia yang menandatangani Board of Peace Charter dalam pertemuan internasional di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Baca juga:  Tradisi Tahunan Tetap Hidup: Mahasiswa Kelompok 55 PPM-KKN Wirogomo Ikut Berpartisipasi Meramaikan Acara Puncak Merti Dusun

Dewan Perdamaian sendiri merupakan inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai bagian dari upaya global menghentikan konflik Gaza–Israel.

“Ini kesempatan bersejarah. Benar-benar menjadi peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza, Palestina,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Kepala Negara, situasi kemanusiaan di Gaza mulai menunjukkan perbaikan. Bantuan internasional terus mengalir dan penderitaan warga sipil secara bertahap berkurang. Indonesia, kata Prabowo, harus ikut ambil bagian dalam proses tersebut.

Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian mencerminkan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

Pemerintah menilai upaya penyelesaian konflik global merupakan bagian dari amanat Pembukaan UUD 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Baca juga:  Aksi Warga Tembongraja Viral, Bupati Brebes Turun Tangan Perbaiki Jalan

Indonesia tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi sebagai aktor yang berkomitmen mendorong solusi konkret bagi Palestina.

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan, bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace merupakan langkah strategis dan konstruktif untuk mengakhiri perang di Gaza sekaligus memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Ini langkah konkret penyelesaian konflik di Gaza. Partisipasi Indonesia di Board of Peace adalah wujud dukungan nyata dan strategis bagi terwujudnya Palestina merdeka,” kata Sugiono.

Ia menjelaskan, gagasan pembentukan Dewan Perdamaian telah dibahas sejak Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pada 2025.

Baca juga:  Aksi Solidaritas untuk Palestina di Monas Berjalan Damai, 1.722 Personel Diterjunkan

Rencana tersebut kemudian diperkuat melalui pertemuan lanjutan di Mesir, yang juga dihadiri Presiden Prabowo.

Keterlibatan Indonesia di Board of Peace dinilai sebagai pengakuan internasional terhadap posisi dan konsistensi diplomasi Indonesia dalam isu perdamaian global.

Pemerintah Indonesia diundang langsung untuk bergabung oleh Ketua Dewan Perdamaian dengan representasi di tingkat kepala negara.

“Pandangan Indonesia soal perdamaian diakui dunia. Karena itu kita diundang untuk terlibat langsung,” ujar Sugiono.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru