Berita  

Ibu-Ibu PKK RW 5 Kaligawe dan Mahasiswa KKN UPGRIS Kunjungi TPS 3R di Ambarawa, Pelajari Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

pengelolaan sampah

Jatengvox.com – Dalam upaya meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah rumah tangga, perwakilan ibu-ibu PKK RW 5 Kaligawe, Kelurahan Susukan, bersama mahasiswa KKN UPGRIS melakukan kunjungan ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di Ambarawa pada Minggu, 5 Oktober 2025.

Kunjungan ini menjadi ajang pembelajaran langsung tentang bagaimana sistem pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan dijalankan.

Di sana, peserta dikenalkan dengan berbagai tahapan pengolahan sampah, mulai dari pemilahan, pengolahan bahan organik, hingga pemanfaatan kembali sampah nonorganik menjadi produk bernilai guna.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah pengolahan sampah dapur berbahan organik, seperti sisa sayuran dan buah, yang diubah menjadi eko enzim—cairan serbaguna ramah lingkungan yang bisa digunakan sebagai pembersih alami.

Baca juga:  KKN Kelompok 28 UPGRIS Kalicari Gelar Pelatihan Basic Life Support di Balai Kelurahan, Ibu PKK Antusias Praktik Langsung

Selain itu, peserta juga melihat langsung proses pemanfaatan tanaman eceng gondok yang diolah menjadi berbagai produk kerajinan tangan.

Salah satu mahasiswa KKN UPGRIS menyampaikan, “Kami berharap setelah kunjungan ini, ibu-ibu bisa menularkan ilmu pengolahan sampah ke masyarakat sekitar. Ternyata banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari sampah kalau kita tahu cara mengelolanya,” ujarnya.

Ibu Ira, salah satu perwakilan PKK RW 5, juga mengungkapkan antusiasmenya.

“Kami senang sekali bisa belajar langsung ke TPS 3R. Banyak hal baru yang kami dapat, terutama soal pengolahan sampah dapur dan cara memanfaatkan bahan yang sebelumnya kami anggap tidak berguna,” tuturnya dengan semangat.

Baca juga:  Anggaran PPPA dan KPAI 2026 Menyusut, DPR Khawatir Perlindungan Perempuan dan Anak Melemah

Kegiatan kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi warga Kaligawe untuk menerapkan konsep pengelolaan sampah mandiri di lingkungan masing-masing, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *