Ribuan Petani Berkumpul di Gebyar Tani Merdeka 2025 Semarang

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Jawa Tengah kembali menjadi sorotan nasional dengan digelarnya Gebyar Tani Merdeka 2025. Acara ini berlangsung secara terpusat di Gedung Olahraga (GOR) Jatidiri, Kota Semarang, pada 28-30 November 2025.

Selain meriah, kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi dan penguatan gerakan petani di tingkat desa, sekaligus momentum penyamaan visi mendukung ketahanan pangan nasional.

Gebyar Tani Merdeka 2025 menghadirkan berbagai kegiatan menarik. Mulai dari talk show, festival band pelajar, festival tari tradisional, hingga expo pertanian yang menampilkan produk unggulan dari kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Baca juga:  Menuju Efisiensi Digital, Kominfo Jateng Dorong Kebijakan Internet Satu Pintu untuk OPD 2026

Acara puncaknya adalah pelantikan pengurus Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah, yang pada Minggu, 30 November 2025, dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai daerah.

Selain hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi dan networking bagi para petani muda, akademisi, dan pelaku industri pertanian.

Festival dan expo tidak hanya memamerkan hasil pertanian, tetapi juga teknologi modern yang bisa meningkatkan produktivitas.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menjelaskan bahwa Tani Merdeka merupakan organisasi baru yang lahir, tumbuh, dan berkembang di Jawa Tengah.

“Tani Merdeka ini organisasi baru yang lahir, tumbuh, dan besar di Jawa Tengah,” ujar Sudaryono saat acara Gala Dinner Gebyar Tani Merdeka, Sabtu malam, 29 November 2025.

Baca juga:  Produktivitas Pangan Jateng Lampaui Target 2025, Siap Jadi Penopang Swasembada Nasional

Ia menambahkan, kekuatan organisasi ini terletak pada militansi para anggotanya. Saat ini, Tani Merdeka memiliki lebih dari 7.500 koordinator desa (kordes) yang tersebar di seluruh desa pertanian di Jawa Tengah.

Hampir semua desa dengan aktivitas pertanian memiliki perwakilan organisasi ini, memastikan gerakan petani menyentuh akar rumput secara langsung.

Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H. S.St, M.K., menegaskan bahwa provinsinya sangat layak menjadi pusat gerakan petani nasional.

Dengan luas wilayah sekitar tiga juta hektare, di mana satu juta hektare di antaranya merupakan lahan pertanian, Jawa Tengah memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

Baca juga:  Pemprov Jateng Siapkan Tambahan Kuota Insentif Guru Agama 2026, Wagub Taj Yasin: “Kita Tingkatkan Penghargaan untuk Guru

Gebyar Tani Merdeka 2025 juga dijadikan momentum untuk memperkuat visi ketahanan pangan, termasuk peningkatan produktivitas, percepatan distribusi pupuk, dan adopsi teknologi pertanian modern.

Acara ini membuktikan bahwa sektor pertanian bukan hanya soal produksi, tetapi juga inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan komunitas petani.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun
Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem
Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau
Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan
PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20
Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto Diresmikan di Semarang, Warisan Sejarah untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:01 WIB

Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:20 WIB

Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:15 WIB

Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Berita Terbaru