Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Desa Banyuurip memperkenalkan video profil Desa Banyuurip sebagai media informasi digital yang mengangkat potensi, kehidupan masyarakat, serta berbagai aspek pembangunan desa.
Video profil tersebut diluncurkan pada Rabu (19/8/2026) dan akan dipublikasikan melalui platform YouTube.
Video berdurasi sekitar lima menit ini dikembangkan sebagai upaya untuk memperkenalkan Desa Banyuurip secara lebih luas melalui media audiovisual.
Proses pembuatannya diawali dengan riset mengenai kondisi dan potensi desa, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan materi visual melalui pengambilan gambar berbagai aktivitas masyarakat, UMKM, serta dokumentasi udara menggunakan drone.
Dalam proses penyusunannya, mahasiswa KKN dari berbagai disiplin ilmu turut mengambil peran sesuai bidang masing-masing.
Tim melakukan identifikasi terhadap potensi desa, mulai dari kondisi lingkungan, pertanian dan peternakan, UMKM, sosial budaya, kelembagaan masyarakat, infrastruktur, hingga komunikasi publik.
Video profil diawali dengan pengenalan Desa Banyuurip secara geografis dan administratif, kemudian menampilkan kehidupan sosial masyarakat yang masih erat dengan budaya gotong royong.
Berbagai aktivitas warga, seperti kegiatan pertanian, pelayanan kesehatan, kegiatan sosial, hingga aktivitas masyarakat menjadi bagian dari visual yang ditampilkan.
Potensi pertanian menjadi salah satu bagian utama yang diangkat dalam video. Desa Banyuurip memiliki sejumlah komoditas pertanian seperti padi, jagung, semangka, dan melon yang menjadi bagian dari sumber penghasilan masyarakat.
Selain pertanian, video turut memperkenalkan perkembangan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa.
Tidak hanya menampilkan potensi ekonomi, video profil juga memperkenalkan upaya digitalisasi informasi desa melalui website, termasuk penyediaan informasi mengenai profil desa, potensi ekonomi, serta berbagai layanan kepada masyarakat.
Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyebaran informasi mengenai Desa Banyuurip melalui media digital.
Di sisi lain, video profil turut menggambarkan sejumlah tantangan yang masih menjadi perhatian Desa Banyuurip, seperti penguatan penyebaran informasi desa, pengelolaan Bank Sampah, serta peningkatan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan dan pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Proses produksi video dilakukan melalui kolaborasi mahasiswa KKN dengan menggabungkan hasil riset, observasi lapangan, dokumentasi visual, serta penyusunan narasi.
Pendekatan tersebut dilakukan agar informasi yang disampaikan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menggambarkan kondisi dan potensi Desa Banyuurip secara nyata.
Koordinator Desa KKN Tim II Undip Desa Banyuurip, Dwi Saputra, mengatakan video profil tersebut diharapkan dapat menjadi dokumentasi yang bermanfaat bagi Pemerintah Desa Banyuurip dalam berbagai kegiatan.
“Harapannya, video profil desa ini bisa menjadi stok dokumentasi bagi Pemerintah Desa Banyuurip yang nantinya dapat ditayangkan dalam berbagai kegiatan formal di Balai Desa,” ujar Dwi Saputra.
Melalui video profil tersebut, mahasiswa KKN Tim II Undip berharap masyarakat maupun pihak luar dapat mengenal Desa Banyuurip dengan lebih dekat.
Selain menjadi media informasi, video tersebut juga diharapkan dapat menjadi dokumentasi mengenai potensi dan perkembangan desa yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Video profil Desa Banyuurip selanjutnya dapat dipublikasikan melalui YouTube sebagai salah satu media digital untuk memperkenalkan desa kepada masyarakat yang lebih luas.
Penulis: Nabila Putri Wibowo, Wakil Koordinator Desa KKN Tim II Universitas Diponegoro Desa Banyuurip
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar