Dari Sampah Jadi Cuan, Mahasiswa KKN Undip Dorong Ibu-Ibu Banyuurip Aktif Kelola Bank Sampah

waktu baca 3 menit
Sabtu, 1 Agu 2026 20:30 5 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) mendorong masyarakat Desa Banyuurip untuk melihat sampah tidak hanya sebagai limbah, tetapi juga sebagai sesuatu yang dapat memiliki nilai ekonomi.

Upaya tersebut dilakukan melalui program SIGAP (Sinergi Penguatan Administrasi dan Pengelolaan) Bank Sampah Banyuurip dalam pertemuan rutin ibu-ibu di Dukuh Ngliyangan, Desa Banyuurip, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, pada Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.30 WIB di Posko KKN tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang mayoritas merupakan ibu-ibu masyarakat Desa Banyuurip.

Program ini dilaksanakan oleh tiga mahasiswa KKN, yaitu Sekar Ayu Tiara Murti dari Akuntansi, Salwa Khalishah Salsabila dari Manajemen dan Administrasi Logistik, serta Lintang Qonita Rayaraudha dari Akuntansi Perpajakan.

Program SIGAP dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang lebih terarah melalui Bank Sampah.

Edukasi tidak hanya membahas jenis dan pemilahan sampah yang memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menekankan pentingnya pengelolaan administrasi agar kegiatan Bank Sampah dapat berjalan secara tertib dan berkelanjutan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Undip Desa Weleri Gelar Edukasi Siswa SMPN 1 Weleri Cegah Kenakalan Remaja

Kegiatan diawali dengan mengikuti pertemuan rutin masyarakat di Dukuh Ngliyangan. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi mengenai jenis-jenis sampah yang dapat dipilah dan dimanfaatkan, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai konsep serta mekanisme Bank Sampah.

Peserta kemudian mendapatkan pemahaman mengenai pencatatan data nasabah, setoran sampah, hasil penimbangan, hingga pengelolaan data Bank Sampah. Kegiatan ditutup dengan diskusi dan sesi tanya jawab bersama peserta.

Selain pengelolaan sampah, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pencatatan keuangan dan kewajiban perpajakan bagi Bank Sampah sebagai bagian dari unit usaha.

Baca juga:  Warga Bekasi dan Cibubur Bisa Manfaatkan LRT Jabodebek untuk Akses ke Jakarta Fair 2026

Materi mencakup identifikasi kewajiban perpajakan dan penghitungan PPh Final UMKM serta pencatatan transaksi kas masuk dan kas keluar berdasarkan bukti transaksi.

Edukasi tersebut diharapkan dapat membantu pengelola Bank Sampah memiliki sistem pencatatan yang lebih tertib dan konsisten.

Suasana kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Peserta menunjukkan antusiasme terutama ketika membahas jenis sampah yang memiliki nilai ekonomi serta mekanisme penyetoran sampah ke Bank Sampah.

Beberapa peserta bahkan menunjukkan ketertarikan untuk mulai memilah sampah dari rumah dan berpartisipasi sebagai pemasok Bank Sampah. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala yang signifikan.

Mahasiswa KKN Undip, Salwa Khalishah Salsabila, berharap edukasi tersebut dapat mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah.

Baca juga:  Dampingi Anak Terdampak Banjir, Kemenkomdigi Perluas Layanan Psikososial di Kota Padang

“Melalui kegiatan ini, saya berharap ibu-ibu tidak hanya mengetahui tentang Bank Sampah, tetapi juga mulai terbiasa memilah sampah dari rumah dan tertarik untuk menyetorkannya ke Bank Sampah,” ujar Salwa.

Melalui program SIGAP, peserta memperoleh pemahaman mengenai cara memilah sampah, mekanisme penyetoran, serta peluang pemanfaatan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan ini juga menghasilkan ketertarikan dari sejumlah ibu-ibu untuk menjadi pemasok Bank Sampah.

Ke depan, mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat menerapkan pemilahan sampah mulai dari rumah dan berpartisipasi sebagai pemasok Bank Sampah secara berkelanjutan.

Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, pengelolaan sampah di Desa Banyuurip diharapkan dapat menjadi lebih tertata, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

 

 

Penulis: Nabila Putri Wibowo, Wakil Koordinator Desa KKN Tim II Universitas Diponegoro Desa Banyuurip

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA