Dari Edukasi hingga Kreasi, Mahasiswa KKN Reguler Tim II Undip Hadirkan Ragam Aksi di Desa Cangak

waktu baca 5 menit
Senin, 10 Agu 2026 12:00 11 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim II Universitas Diponegoro menghadirkan beragam program kerja sosial dan humaniora (soshum) bagi masyarakat Desa Cangak, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.

Program-program tersebut dilaksanakan berdasarkan bidang keilmuan masing-masing mahasiswa dengan mengangkat berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, sosial, literasi digital, literasi keuangan, hingga lingkungan dan pemanfaatan limbah.

Beragam kegiatan tersebut menyasar kelompok masyarakat yang berbeda, khususnya anak-anak dan masyarakat Desa Cangak.

Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, mahasiswa berupaya menyampaikan pengetahuan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada bidang psikologi dan pendidikan, Aqeela Amanda Rocha, mahasiswa Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi, melaksanakan edukasi “Emotional Awareness”.

Kegiatan tersebut mengajak anak-anak untuk mengenali berbagai emosi yang mereka rasakan serta memahami cara mengekspresikannya dengan tepat.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar anak-anak dapat belajar mengenali emosi diri sendiri sekaligus memahami perasaan orang lain. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Di bidang lingkungan, Benediktus Gebran Lendong, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, memperkenalkan penerapan biopori sebagai salah satu upaya sederhana dalam pengelolaan lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dikenalkan pada pemanfaatan sampah organik sekaligus praktek pembuatan biopori yang dapat membantu meningkatkan resapan air di lingkungan sekitar.

Baca juga:  Dorong Digitalisasi Desa, Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Website SIKANDA dengan Fitur Pelayanan Kesehatan untuk Desa Kandeman

Upaya tersebut sejalan dengan SDGs 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta SDGs 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pengelolaan sampah dan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Sementara itu, literasi digital menjadi perhatian dalam program kerja yang dilaksanakan Dina Rahma Faiza, mahasiswa Program Studi Hukum, Fakultas Hukum.

Melalui edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak, anak-anak diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga informasi pribadi, berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya, serta mengenali berbagai risiko yang dapat muncul dari penggunaan media sosial.

Program ini selaras dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam membangun pemahaman mengenai keamanan dan tanggung jawab di ruang digital sejak dini.

Aspek literasi keuangan juga diperkenalkan sejak dini melalui program yang dilaksanakan Fadhila Ffitrianto Putri, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan, Sekolah Vokasi.

Anak-anak diajak memahami pentingnya menabung serta belajar membedakan kebutuhan dan keinginan dalam penggunaan uang sehari-hari. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menanamkan pemahaman dasar mengenai pengelolaan keuangan yang dapat diterapkan sejak usia dini.

Edukasi tersebut turut mendukung SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pemberian pengetahuan dan keterampilan dasar yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya melalui kegiatan edukasi, kontribusi mahasiswa juga diwujudkan melalui praktik pemanfaatan limbah. Marsya Yulia Khoirunisa, mahasiswa Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, mengembangkan kegiatan pengolahan limbah botol plastik menjadi kerajinan berupa gantungan kunci.

Peserta diajak untuk melihat barang bekas dari sudut pandang yang berbeda, yakni sebagai material yang masih dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai guna dan berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Baca juga:  Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek

Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan pengetahuan, kreativitas, serta pemanfaatan limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi.

Pada bidang pelayanan publik, Sarah Namira, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, berkolaborasi dengan pemerintah Desa Cangak dalam meningkatkan akses informasi mengenai pelayanan administrasi kependudukan.

Melalui penyusunan banner alur pelayanan KTP-el, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai tahapan pengurusan dokumen secara lebih ringkas dan mudah dipahami sebelum datang ke kantor desa.

Kegiatan ini sejalan dengan SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, khususnya dalam mendukung pelayanan publik yang lebih mudah diakses dan informatif.

Upaya peningkatan pelayanan administrasi kependudukan juga dilakukan oleh Yesinta Sari, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan pelayanan melalui observasi dan diskusi bersama perangkat desa, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan standar pelayanan yang memuat persyaratan pengurusan KTP-el, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran.

Informasi tersebut disusun dalam bentuk leaflet dan digunakan sebagai media pendukung penyuluhan kepada masyarakat.

Selain memberikan pemahaman mengenai persyaratan dan alur pengurusan dokumen, kegiatan juga mencakup konfirmasi serta pendataan warga yang belum memiliki atau belum mengurus dokumen kependudukan.

Hasil pendataan tersebut kemudian disampaikan kepada perangkat desa sebagai bahan tindak lanjut pelayanan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T Undip Sulap Limbah Jagung Desa Kluwih Menjadi Kompos Organik Bernilai Guna

Program ini mendukung SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan pelayanan administrasi kependudukan.

Rangkaian program tersebut menunjukkan keberagaman kontribusi mahasiswa KKN-R Tim II Undip dalam mendukung masyarakat Desa Cangak.

Setiap mahasiswa membawa perspektif dari bidang keilmuannya masing-masing dan menerjemahkannya ke dalam kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi masyarakat setempat.

Melalui berbagai program soshum yang telah dilaksanakan, mahasiswa KKN-R Tim II Undip tidak hanya berupaya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga mendorong masyarakat dan anak-anak untuk membangun kebiasaan positif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Mulai dari mengenali dan mengelola emosi, menggunakan media sosial secara bijak, memahami pengelolaan keuangan, hingga memanfaatkan limbah secara kreatif, seluruh kegiatan menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan manfaat nyata bagi Desa Cangak.

Ragam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi di tingkat desa terhadap pencapaian sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan, serta kehidupan sosial yang aman dan inklusif.

Keberagaman program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pemberdayaan masyarakat yang tidak berhenti selama masa KKN berlangsung.

Dengan adanya pengetahuan, praktik, dan pengalaman yang telah dibagikan, masyarakat diharapkan dapat melanjutkan berbagai kebiasaan positif tersebut secara mandiri dan menyesuaikannya dengan kebutuhan lingkungan Desa Cangak.

 

 

Penulis/Reporter: Kelompok KKN-R Undip Tim II Desa Cangak

Kontak Media: kkndesacangak2026@gmail.com / @kknrundip.desacangak

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA