Kenalkan Pola Hidup Bersih Sejak Dini, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Penyuluhan PHBS di SDN 2 Pagersari

waktu baca 3 menit
Sabtu, 15 Agu 2026 20:30 14 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 12 menggelar penyuluhan dan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk siswa kelas 1 dan 2 SDN 2 Pagersari, Desa Pagersari, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan ini digelar di luar jam pelajaran, tepatnya setelah kegiatan senam pagi berlangsung.

Dalam kegiatan ini, siswa diberikan materi ringan seputar pentingnya menjaga kebersihan diri melalui video menarik.

Selain itu, siswa juga diajarkan langkah-langkah mencuci tangan dengan benar melalui lagu, serta simulasi cara menyikat gigi yang tepat menggunakan alat peraga beserta waktu ideal melakukannya.

“Kami sengaja pakai lagu buat ngajarin langkah-langkah cuci tangan sama simulasi langsung buat gosok gigi, soalnya anak kelas 1-2 itu lebih gampang nangkep kalau sambil praktik dan ada nyanyiannya, dibanding cuma dengerin penjelasan doang. Harapannya bukan cuma inget hari ini, tapi kepake terus biar bisa jadi kebiasaan,” ujar Dinar Putri Ina Sofi’ah, anggota bidang kesehatan KKN UPGRIS Kelompok 12.

Baca juga:  Penguatan Sekolah Rakyat, Kemenag Siapkan Formasi Baru Guru PAI dan Skema Dukungan Khusus

Di akhir sesi, mahasiswa KKN membagikan sikat gigi dan pasta gigi secara gratis kepada setiap siswa yang hadir, sebagai bentuk dukungan agar materi yang diajarkan bisa langsung dipraktikkan di rumah.

Guru PJOK SDN 2 Pagersari, Andikha Alafgani, menjelaskan bahwa sekolah juga memiliki program rutin bernama “Nepadu (Negeri Pagersari 2) Sehat” yang digelar setiap Jumat pada minggu ketiga, mencakup pengecekan kuku, kebersihan telinga, gerakan gosok gigi, kebersihan lingkungan sekolah, hingga cuci tangan.

“Di sini kami memang ada programnya sendiri, namanya Nepadu Sehat. Setiap Jumat di minggu ketiga itu ada pengecekan kuku, kotoran telinga, gerakan gosok gigi, sama kebersihan lingkungan sekolah, termasuk cuci tangan juga,” kata Andikha.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Penguatan Kebijakan Pengelolaan Sampah di Desa Wonokerso

Selain program tersebut, ia juga menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN dalam mengedukasi siswa, karena dinilai bisa memberi pendekatan berbeda dibanding saat materi disampaikan oleh guru sendiri.

“Terima kasih, soalnya kalau anak-anak dikasih tahu sama pak gurunya sendiri kadang malah bikin gusar. Tapi kalau yang menyampaikan kakak-kakak KKN, orang baru buat mereka, biasanya persepsi anak jadi beda,” ujarnya.

Andhika berharap, melalui kegiatan ini siswa dapat semakin memahami dan menerapkan pola hidup bersih dalam keseharian mereka, mengingat banyak siswa yang berasal dari keluarga dengan latar belakang jauh dari orang tua.

Baca juga:  Kemenhub Tegaskan Pembatasan Truk Sumbu Tiga Selama Libur Natal dan Tahun Baru

“Di sini kan banyak anak yang latar belakang keluarganya jauh dari orang tua. Jadi lewat kegiatan ini, anak-anak jadi tahu caranya cuci tangan, gosok gigi, dan hal-hal semacam itu,” katanya.

Kegiatan penyuluhan PHBS ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UPGRIS menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini kepada siswa SDN 2 Pagersari, sekaligus melengkapi program kebersihan yang berjalan di sekolah tersebut.

 

Penulis: Tim KKN UPGRIS 2026 Kelompok 12 Desa Pagersari

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA