Cara Menentukan Harga Jual untuk Bisnis Pemula agar Tidak Rugi dan Tetap Kompetitif

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Memulai bisnis memang penuh tantangan. Salah satu hal yang sering membuat bingung para pengusaha baru adalah cara menentukan harga jual untuk bisnis pemula.

Harga yang terlalu murah bisa membuat usaha merugi, sedangkan harga yang terlalu mahal bisa membuat pelanggan lari ke kompetitor.

Agar bisnis tetap berjalan sehat, menentukan harga jual harus dilakukan dengan strategi yang tepat.

Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis dan faktor-faktor penting yang bisa menjadi panduan bagi kamu yang baru merintis usaha.

Mengapa Harga Jual Sangat Penting untuk Bisnis Pemula?

Harga jual bukan sekadar angka. Ia adalah cerminan dari nilai produk, kualitas layanan, serta strategi bisnis yang kamu bangun.

Bagi pemula, penentuan harga menjadi krusial karena dapat memengaruhi:

– Keuntungan usaha: harga yang tepat akan menjaga cash flow tetap sehat.

– Citra merek: harga mencerminkan kualitas; terlalu murah bisa dianggap murahan, terlalu mahal bisa dianggap tidak sebanding.

– Daya saing: bisnis harus mampu bersaing dengan kompetitor tanpa harus perang harga yang merugikan.

Cara Menentukan Harga Jual untuk Bisnis Pemula

Ada beberapa metode yang bisa diterapkan. Tidak ada satu rumus yang paling benar, namun kombinasi dari beberapa pendekatan akan membantu menemukan harga terbaik.

1. Hitung Biaya Produksi Secara Detail

Langkah pertama adalah mengetahui berapa biaya yang kamu keluarkan untuk membuat produk. Biaya ini meliputi:

Baca juga:  Bisnis Bagi Pemula dengan Modal Minim: Panduan Lengkap untuk Memulai Usaha

– Biaya bahan baku: bahan utama dan pendukung.

– Biaya tenaga kerja: baik tenaga sendiri maupun karyawan.

– Biaya operasional: listrik, transportasi, sewa tempat, hingga kemasan.

Contoh sederhana: jika kamu membuat kue dengan total biaya produksi Rp5.000 per potong, jangan langsung menjualnya dengan harga tersebut. Tambahkan margin keuntungan agar usahamu berkelanjutan.

2. Tentukan Margin Keuntungan

Setelah mengetahui biaya produksi, tentukan berapa persen keuntungan yang ingin diperoleh. Margin keuntungan biasanya berkisar antara 20%–50%, tergantung jenis bisnis.

Jika biaya produksi satu kue Rp5.000 dan kamu ingin margin 40%, maka harga jual bisa dipatok sekitar Rp7.000. Dengan begitu, setiap penjualan memberikan keuntungan yang jelas tanpa merugikan.

3. Lakukan Riset Pasar

Riset pasar membantu mengetahui harga yang berlaku di sekitar. Caranya bisa dengan melihat harga kompetitor, survei pelanggan, atau observasi langsung di marketplace.

Misalnya, jika harga kue serupa di pasaran berkisar Rp6.500–Rp8.000, maka harga Rp7.000 masih tergolong kompetitif. Riset pasar juga mencegah kamu menetapkan harga yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.

4. Pertimbangkan Nilai Tambah Produk

Harga jual tidak hanya ditentukan oleh biaya produksi, tetapi juga nilai tambah yang ditawarkan.

Baca juga:  Bisnis Bagi Pemula dengan Modal Minim: Panduan Lengkap untuk Memulai Usaha

Beberapa faktor nilai tambah antara lain:

– Kualitas bahan yang lebih premium.

– Kemasan menarik dan ramah lingkungan.

– Layanan antar atau customer service yang responsif.

– Branding yang membuat produk lebih dipercaya.

Jika produkmu punya keunggulan dibanding kompetitor, harga sedikit lebih tinggi justru bisa diterima pasar.

5. Gunakan Metode Psychological Pricing

Psikologi harga sering dipakai oleh pebisnis untuk menarik minat konsumen. Misalnya, menjual produk dengan harga Rp9.900 terasa lebih murah dibanding Rp10.000, meskipun selisihnya sangat kecil.

Bagi bisnis pemula, strategi ini bisa membantu meningkatkan daya tarik produk, terutama di pasar ritel atau online.

6. Sesuaikan dengan Target Pasar

Cara menentukan harga jual untuk bisnis pemula juga harus mempertimbangkan siapa target konsumennya.

– Jika target pasar adalah kalangan menengah ke atas, harga sedikit lebih tinggi dengan kualitas premium bisa diterima.

– Jika target pasar adalah pelajar atau masyarakat umum, harga yang lebih terjangkau akan lebih efektif.

Menyesuaikan harga dengan kemampuan beli konsumen sangat penting agar produk cepat diterima.

7. Uji Coba dan Evaluasi Secara Berkala

Harga jual bukan angka mati. Kamu bisa melakukan uji coba dengan menetapkan harga tertentu, lalu melihat respon pasar. Jika produk tetap laku meskipun harganya naik, itu artinya konsumen menilai produkmu punya value.

Baca juga:  Bisnis Bagi Pemula dengan Modal Minim: Panduan Lengkap untuk Memulai Usaha

Sebaliknya, jika penjualan menurun drastis, mungkin harga yang ditetapkan terlalu tinggi. Dengan evaluasi rutin, kamu bisa menemukan titik harga paling ideal.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula dalam Menentukan Harga Jual

Agar tidak terjebak, hindari beberapa kesalahan berikut:

– Menetapkan harga asal-asalan tanpa menghitung biaya produksi.

– Terlalu meniru harga kompetitor tanpa melihat keunggulan produk sendiri.

– Mengabaikan margin keuntungan sehingga bisnis jalan, tapi tidak menghasilkan.

– Enggan menaikkan harga meski biaya produksi sudah naik.

Kesalahan ini sering membuat bisnis sulit berkembang.

Strategi Tambahan Agar Harga Jual Lebih Menarik

Selain menetapkan harga dengan tepat, kamu juga bisa menggunakan strategi promosi seperti:

– Memberikan diskon khusus di awal launching.

– Menawarkan paket bundling agar konsumen merasa lebih hemat.

– Menggunakan loyalty program untuk pelanggan setia.

Dengan strategi ini, harga jual terasa lebih terjangkau tanpa harus mengorbankan keuntungan.

Menentukan harga jual memang tidak bisa sembarangan, apalagi bagi pemula. Dengan menghitung biaya produksi, menentukan margin keuntungan, riset pasar, serta memperhatikan target konsumen, kamu bisa menemukan harga yang sehat dan kompetitif.

Jadi, bagaimana dengan bisnismu? Apakah kamu masih bingung menentukan harga jual yang pas? Yuk, bagikan pengalamanmu di kolom komentar!

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bisnis Bagi Pemula dengan Modal Minim: Panduan Lengkap untuk Memulai Usaha

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:36 WIB

Bisnis Bagi Pemula dengan Modal Minim: Panduan Lengkap untuk Memulai Usaha

Senin, 25 Agustus 2025 - 08:26 WIB

Cara Menentukan Harga Jual untuk Bisnis Pemula agar Tidak Rugi dan Tetap Kompetitif

Berita Terbaru