Jatengvox.com – Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) sukses menggelar program kerja unggulan berupa pengenalan marketplace sebagai sarana pemasaran produk UMKM Desa Semin sekaligus menghadirkan produk mesem (Romeo Ngasem) bagi Karang Taruna atau anak – anak muda Dusun Ngasem yang terlaksana di Balai Dusun Ngasem, Desa Semin, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri pada Sabtu (8/8/2026), pukul 20.00 WIB.
Adapun produk mesem (Romeo Ngasem) adalah sejenis keripik yang terbuat dari singkong dan menjadi ciri khas Dusun Ngasem di Desa Semin, yang kemudian dikemas dalam berbagai rasa, antara lain rasa balado, rasa original, dan rasa barbeque.
Produk mesem ini menjadi salah satu contoh produk, dan motivasi bagi karang taruna untuk dapat memasarkan produk lainnya yang menjadi keunggulan Desa Semin di Marketplace.

Marketplace adalah platform digital atau situs web sebagai sarana yang mempertemukan antara penjual dengan pembeli untuk melakukan transaksi suatu produk atau jasa secara online. Marketplace yang digunakan dalam hal ini yaitu aplikasi shopee.
Namun, sejatinya marketplace tidak hanya terbatas pada aplikasi shopee, melainkan masih terdapat banyak aplikasi marketplace lainnya seperti Tokopedia, TikTok Shop, dan lain sebagainya yang dapat dimanfaatkan juga.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat motivasi, dalam mengembangkan ide kreativitas bagi karang taruna atau anak-anak muda yang tentunya lebih melek teknologi daripada orang tua, pun sebagai regenerasi masa depan dalam menjual dan memasarkan produk yang menjadi keunggulan Desa Semin secara online, sekaligus menambah pendapatan ekonomi. Karena apabila suatu produk dipromosikan, dipasarkan secara online, maka informasi produk tersebut dapat menyebar secara luas, diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, bahkan sampai ke luar negeri, dan pada akhirnya orang dari luar Desa Semin dapat memesan, dan membeli produk-produk unggulan UMKM Desa Semin,” ujar Maruli selaku Koordinator Desa (Koordes) KKN Undip Desa Semin.

Kegiatan ini dihadiri oleh karang taruna Dusun Ngasem, dan Bapak Handoko, S.Pd. (selaku Kepala Desa Semin) yang dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, dan diskusi santai namun tetap kondusif, serta materi yang disajikan berupa slide power point yang dipresentasikan oleh mahasiswa KKN Undip secara bergiliran.
Materi tersebut terdiri dari berbagai sudut pandang keilmuan pula, antara lain bidang hukum (Maruli) terkait dengan legalitas dan perlindungan hukum atas produk pada marketplace, bidang antropologi sosial (Sasi) mengenai deskripsi produk pada marketplace, bidang teknik industri (Septi) mengenai alur/tahapan/prosedur pembuatan akun shopee yang dipraktikkan secara langsung tahap demi tahap serta diberikan contoh di hadapan karang taruna, dilanjutkan dengan bidang hubungan internasional (Elinda) mengenai branding, bidang sastra inggris (Radya) terkait dengan penerjemahan deskripsi produk, bidang manajemen dan administrasi logistik (Satria) mengenai packaging yang dipraktikkan secara langsung menggunakan peralatan yang sudah disiapkan dan sudah dibawa seperti sebuah kardus, bubble wrap, stiker fragile, lakban, di hadapan karang taruna, lalu menunjuk salah seorang dari karang taruna untuk menjadi sukarelawan untuk contoh dalam praktik, kemudian bidang akuntansi perpajakan (Aji) terkait dengan administrasi keuangan, bidang kedokteran (Earlyta) mengenai nilai gizi produk mesem, serta bidang biologi (Sajid) terkait dengan penyimpanan produk.
Bapak Handoko, S.Pd., selaku Kepala Desa Semin mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Undip dan memotivasi karang taruna (anak-anak muda) untuk dapat menggunakan gadget ke arah yang lebih bermanfaat khususnya media sosial.
“Terima kasih kepada Mas dan Mba KKN dari Undip, harapannya ketika Mas dan Mba KKN sudah kembali ke Semarang, marketplace yang sudah dititipkan bisa dilanjutkan lagi oleh karang taruna (anak-anak muda). Teman – teman karang taruna pasti punya aplikasi dan akun media sosial seperti Instagram, TikTok, dan lain lain. Coba link dari marketplace itu disematkan di akun media sosial teman – teman. Biar orang lain pas buka link itu bisa langsung masuk dan melihat produk nya yang dijual,” ujar Pak Handoko sebelum menutup kegiatan sosialisasi.
Melalui program ini, diharapkan anak – anak muda di Desa Semin dapat melanjutkan program marketplace dan mulai memasarkan produk yang lainnya melalui platform media sosial guna memperluas jangkauan pasar.
Penulis: Tim II KKN Undip 2026 Desa Semin
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar