Jatengvox.com – Mahasiswi KKN-T Tim 5 Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja berupa edukasi keselamatan kerja dasar bagi pelaku UMKM rumahan di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (11/02/2026) bertempat di Kantor Kelurahan Karangsari sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada sektor usaha informal.
Program ini menyasar para pelaku UMKM rumahan yang dalam aktivitas produksinya memiliki risiko kecelakaan kerja ringan seperti luka sayat, luka bakar, maupun cedera akibat penggunaan alat kerja.
Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pertolongan pertama, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta penanganan kebakaran sederhana di lingkungan usaha.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai dasar-dasar keselamatan kerja, termasuk pengenalan jenis-jenis cedera yang sering terjadi pada usaha rumahan dan langkah penanganan awal yang tepat.
Mahasiswi juga menjelaskan isi standar kotak P3K serta fungsi masing-masing perlengkapan di dalamnya. Untuk memperkuat pemahaman, peserta diajak melakukan praktik pengenalan isi kotak P3K dan simulasi sederhana pertolongan pertama.
Selain itu, diberikan contoh P3K travel kit sebagai model penerapan yang dapat langsung diaplikasikan di tempat usaha masing-masing.
Dalam laporan hasil program kerja disebutkan, “Pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Seluruh materi utama dapat disampaikan dengan baik dan peserta menunjukkan antusiasme melalui partisipasi aktif dalam diskusi serta praktik pengenalan isi kotak P3K.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan berlangsung efektif dan mendapatkan respons positif dari peserta.
Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan waktu sehingga praktik belum dapat didalami secara menyeluruh pada setiap jenis cedera, serta perbedaan tingkat pemahaman peserta terhadap istilah medis dasar.
Namun, hambatan tersebut dapat diatasi melalui penjelasan ulang secara sederhana dan diskusi terbuka selama kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, disusun luaran berupa leaflet panduan dasar keselamatan kerja UMKM rumahan yang memuat ringkasan pertolongan pertama, daftar isi kotak P3K, penggunaan APD, serta langkah penanganan kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT).
Ke depan, direncanakan adanya pendampingan dan pemantauan sederhana guna mendukung penerapan keselamatan kerja secara berkelanjutan.
Melalui program KKN-T Tim 5 Undip ini, diharapkan pelaku UMKM di Kelurahan Karangsari tidak hanya semakin sadar akan pentingnya keselamatan kerja, tetapi juga mampu menerapkan prinsip K3 secara mandiri dalam kegiatan usaha sehari-hari demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Penulis : Khairina Apriliani, Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro
Editor : Murni A














