Bangun UMKM Lebih Aman dan Produktif, KKN-T Tim 5 Undip Sosialisasikan Keselamatan Kerja Dasar di Karangsari

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswi KKN-T Tim 5 Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja berupa edukasi keselamatan kerja dasar bagi pelaku UMKM rumahan di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (11/02/2026) bertempat di Kantor Kelurahan Karangsari sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada sektor usaha informal.

Program ini menyasar para pelaku UMKM rumahan yang dalam aktivitas produksinya memiliki risiko kecelakaan kerja ringan seperti luka sayat, luka bakar, maupun cedera akibat penggunaan alat kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pertolongan pertama, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta penanganan kebakaran sederhana di lingkungan usaha.

Baca juga:  Haornas ke-42, Jateng Tekankan Peran Olahraga sebagai Pemersatu dan Prestasi

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai dasar-dasar keselamatan kerja, termasuk pengenalan jenis-jenis cedera yang sering terjadi pada usaha rumahan dan langkah penanganan awal yang tepat.

Mahasiswi juga menjelaskan isi standar kotak P3K serta fungsi masing-masing perlengkapan di dalamnya. Untuk memperkuat pemahaman, peserta diajak melakukan praktik pengenalan isi kotak P3K dan simulasi sederhana pertolongan pertama.

Selain itu, diberikan contoh P3K travel kit sebagai model penerapan yang dapat langsung diaplikasikan di tempat usaha masing-masing.

Dalam laporan hasil program kerja disebutkan, “Pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Seluruh materi utama dapat disampaikan dengan baik dan peserta menunjukkan antusiasme melalui partisipasi aktif dalam diskusi serta praktik pengenalan isi kotak P3K.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan berlangsung efektif dan mendapatkan respons positif dari peserta.

Baca juga:  Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 06 Ikut Berkontribusi dalam Kegiatan Kolaborasi Penanaman 700 Pohon Bersama KKN Pamriyan

Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan waktu sehingga praktik belum dapat didalami secara menyeluruh pada setiap jenis cedera, serta perbedaan tingkat pemahaman peserta terhadap istilah medis dasar.

Namun, hambatan tersebut dapat diatasi melalui penjelasan ulang secara sederhana dan diskusi terbuka selama kegiatan berlangsung.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, disusun luaran berupa leaflet panduan dasar keselamatan kerja UMKM rumahan yang memuat ringkasan pertolongan pertama, daftar isi kotak P3K, penggunaan APD, serta langkah penanganan kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT).

Ke depan, direncanakan adanya pendampingan dan pemantauan sederhana guna mendukung penerapan keselamatan kerja secara berkelanjutan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Dorong Inovasi Kemasan UMKM Souvenir Desa Leyangan

Melalui program KKN-T Tim 5 Undip ini, diharapkan pelaku UMKM di Kelurahan Karangsari tidak hanya semakin sadar akan pentingnya keselamatan kerja, tetapi juga mampu menerapkan prinsip K3 secara mandiri dalam kegiatan usaha sehari-hari demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Penulis : Khairina Apriliani, Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge
Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan
Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia
Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up
Biosolar Dianggap Murahan? Justru Ini yang Dilakukan Pemilik SUV Diesel Cerdas Saat Harga Dexlite Meledak 70%
Dari Rollerblade hingga Kairo: Bagaimana 13 Anak di Rumah Singgah Menginspirasi Gerakan Sosial Baru Smart Salary
Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:03 WIB

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan

Senin, 20 April 2026 - 13:03 WIB

Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 12:03 WIB

Jaga Keselamatan Perjalanan, Seluruh Pekerja LRT Jabodebek Jalani Medical Check-Up

Berita Terbaru