ASN Ikut Komcad, DPR Ingatkan Hak Kepegawaian dan Netralitas Birokrasi Harus Dijaga

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Rencana pelibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam program Komponen Cadangan (Komcad) kembali mendapat sorotan dari DPR RI.

Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menegaskan bahwa keikutsertaan ASN dalam program pertahanan tersebut tidak boleh menimbulkan dampak negatif terhadap status kepegawaian maupun karier birokrasi mereka.

Politikus PDI Perjuangan itu menekankan, partisipasi ASN dalam Komcad harus bersifat aman secara administratif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artinya, tidak boleh ada konsekuensi berupa pemberhentian, mutasi, penundaan promosi, atau bentuk kerugian lain yang berkaitan dengan hak-hak kepegawaian.

“Keikutsertaan ASN dalam Komcad tidak boleh berakibat pada pemberhentian, mutasi, penundaan promosi, maupun kerugian administratif lainnya,” ujar TB Hasanuddin dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca juga:  Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Selain soal status kepegawaian, TB Hasanuddin juga menyoroti pentingnya kepastian pemenuhan hak keuangan bagi ASN peserta Komcad.

Ia meminta Kementerian Pertahanan memastikan seluruh hak tersebut diberikan secara jelas, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Menurutnya, keterlibatan ASN dalam program strategis pertahanan negara tidak boleh menimbulkan kebingungan terkait penggajian, tunjangan, maupun fasilitas lain yang menjadi hak peserta.

“Negara wajib memberikan kepastian. Jangan sampai ASN sudah berkontribusi, tetapi hak keuangannya justru tidak jelas,” tegasnya.

TB Hasanuddin juga mengingatkan agar pelaksanaan program Komcad tidak mengaburkan prinsip netralitas ASN.

Baca juga:  Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Awal 2026, BPS Catat Tren Mulai Melandai

kIa menilai, program ini harus dirancang dengan hati-hati agar tidak menggeser peran utama ASN sebagai pelayan publik.

Ia menegaskan, pembentukan karakter disiplin dan nasionalisme memang penting, tetapi tidak boleh menciptakan birokrasi yang kaku atau terlalu bernuansa militeristik.

“ASN tetaplah pelayan masyarakat. Jangan sampai muncul karakter birokrasi yang terlalu kaku karena pendekatan militer,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta pemerintah memastikan penggunaan anggaran program Komcad tidak tumpang tindih dengan prioritas nasional lainnya, mengingat besarnya biaya yang dibutuhkan dalam pelatihan pertahanan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Selenggarakan Talk Show Pemberantas Judi Online melalui Literasi Digital dan Investasi Aman di Desa Bumen

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa pemerintah berencana memulai pelaksanaan program Komcad dengan melibatkan sekitar 4.000 ASN.

Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada semester pertama 2026 sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan negara.

Pada tahap awal, pelaksanaan Komcad akan difokuskan kepada ASN yang bertugas di kementerian dan lembaga yang berada di wilayah Jakarta. Adapun target peserta berada pada rentang usia 18 hingga 35 tahun.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?
Kartini Masa Kini di Industri Hospitality: Perempuan di Balik Topotels Hotels & Resorts
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Rawamangun Tampil Anggun Berkebaya
Menteri Pariwisata Tinjau Pengembangan Danau Toba di Samosir
Webinar Telkom AI Center, From Prompt to Motion: Revolusi Baru dalam Pembuatan Konten Video Berbasis AI
Sambut Hari Kartini, PAM JAYA dan TP PKK Bagi Toren Air Gratis kepada Para Ibu Pejuang Keluarga
Kartini di Lintas Rel: Petugas LRT Jabodebek Berkebaya, Ajak Masyarakat Rayakan Emansipasi di Transportasi Publik
Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Pantai Indah Kapuk Tampil Elegan dengan Kebaya Merah

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:03 WIB

Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

Selasa, 21 April 2026 - 16:03 WIB

Kartini Masa Kini di Industri Hospitality: Perempuan di Balik Topotels Hotels & Resorts

Selasa, 21 April 2026 - 15:03 WIB

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Rawamangun Tampil Anggun Berkebaya

Selasa, 21 April 2026 - 14:03 WIB

Menteri Pariwisata Tinjau Pengembangan Danau Toba di Samosir

Selasa, 21 April 2026 - 14:03 WIB

Webinar Telkom AI Center, From Prompt to Motion: Revolusi Baru dalam Pembuatan Konten Video Berbasis AI

Berita Terbaru