Mahasiswa KKN FK Undip Gelar Edukasi Kesehatan Remaja di Desa Plosowangi

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Remaja Dukuh Tukuman bersama mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dalam kegiatan edukasi kesehatan remaja di RW 01, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (17/1/2026)

Remaja Dukuh Tukuman bersama mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dalam kegiatan edukasi kesehatan remaja di RW 01, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (17/1/2026)

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pemaparan materi edukasi kesehatan kepada remaja yang tergabung dalam Perkumpulan Remaja Dukuh Tukuman, RW 01, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, pada Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk menambah wawasan serta meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan, khususnya terkait bahaya merokok, pencegahan anemia, dan kesehatan reproduksi remaja.

Sasaran kegiatan ini adalah remaja berusia 14 hingga 21 tahun. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme dan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan, terlihat dari keaktifan mereka mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T 28 UNDIP Dorong Energi Terbarukan dengan Pasang Penerangan Panel Surya di Desa Pugeran

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Perkumpulan Remaja Dukuh Tukuman, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Kelompok 3 KKN-T 27.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama mengenai risiko dan dampak merokok pada usia muda.

Pada sesi ini, dijelaskan berbagai bahaya rokok terhadap kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Setelah pemaparan materi, dibuka sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Beberapa remaja menyampaikan pertanyaan serta pendapat mereka mengenai kebiasaan merokok, sehingga memicu diskusi aktif antara peserta dan pemateri.

Selanjutnya, pemaparan materi kedua membahas mengenai pencegahan anemia pada remaja.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Ikuti Acara Rolasan sebagai Forum Evaluasi dan Pengembangan UMKM Kecamatan Sukorejo

Materi ini mencakup pengertian anemia, perbandingan nilai normal dan abnormal anemia, gejala yang dapat muncul, dampak anemia terhadap aktivitas dan konsentrasi belajar, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh remaja.

Muncul pertanyaan menarik dari salah satu peserta terkait cara membedakan anemia dengan kelelahan biasa, yang kemudian dijelaskan secara sederhana dan mudah dipahami oleh pemateri.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi edukasi kesehatan reproduksi remaja.

Materi ini membahas berbagai perubahan fisik dan psikologis yang terjadi pada masa remaja, termasuk perubahan hormon, menstruasi pada remaja putri, mimpi basah pada remaja putra, serta pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi.

Baca juga:  Indonesia dan Jepang Perkuat Kerja Sama Militer Melalui Kolaborasi Pendidikan Pertahanan

Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang santun dan sesuai dengan usia peserta, sehingga remaja merasa nyaman dan tidak canggung dalam memahami topik yang disampaikan.

Sebagai penutup, kegiatan edukasi kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Melalui kegiatan ini, remaja tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga didorong untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung terwujudnya generasi remaja yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran, Data Ganda hingga NIK Warga Meninggal Disisir
Presiden Prabowo Beri Arahan di Rapim TNI-Polri 2026, Pimpinan dari Seluruh Daerah Hadir di Istana
Menkomdigi Tegaskan AI Tak Bisa Gantikan Jurnalis, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan
Langkah Nyata Mahasiswa KKN UPGRIS dalam Melestarikan Tradisi Nyadran Desa Leyangan
Menteri PPPA Arifah Fauzi Tegaskan Pentingnya SIMFONI PPA Versi 3 dalam Penanganan Kekerasan
Perlindungan Anak di Ruang Digital Mendesak Jadi Prioritas Nasional, KPPPA Angkat Alarm Bahaya
Kemkomdigi Dorong Operator Seluler Perkuat Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Berbasis AI
Proteksionisme Global Menguat di 2026, Mendag Siapkan Tiga Strategi Jaga Perdagangan Indonesia

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:35 WIB

Pemerintah Benahi DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran, Data Ganda hingga NIK Warga Meninggal Disisir

Senin, 9 Februari 2026 - 09:18 WIB

Presiden Prabowo Beri Arahan di Rapim TNI-Polri 2026, Pimpinan dari Seluruh Daerah Hadir di Istana

Senin, 9 Februari 2026 - 07:22 WIB

Menkomdigi Tegaskan AI Tak Bisa Gantikan Jurnalis, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:03 WIB

Langkah Nyata Mahasiswa KKN UPGRIS dalam Melestarikan Tradisi Nyadran Desa Leyangan

Minggu, 8 Februari 2026 - 06:29 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi Tegaskan Pentingnya SIMFONI PPA Versi 3 dalam Penanganan Kekerasan

Berita Terbaru