Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pemaparan materi edukasi kesehatan kepada remaja yang tergabung dalam Perkumpulan Remaja Dukuh Tukuman, RW 01, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, pada Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk menambah wawasan serta meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan, khususnya terkait bahaya merokok, pencegahan anemia, dan kesehatan reproduksi remaja.
Sasaran kegiatan ini adalah remaja berusia 14 hingga 21 tahun. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme dan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan, terlihat dari keaktifan mereka mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Perkumpulan Remaja Dukuh Tukuman, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Kelompok 3 KKN-T 27.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama mengenai risiko dan dampak merokok pada usia muda.
Pada sesi ini, dijelaskan berbagai bahaya rokok terhadap kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Setelah pemaparan materi, dibuka sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Beberapa remaja menyampaikan pertanyaan serta pendapat mereka mengenai kebiasaan merokok, sehingga memicu diskusi aktif antara peserta dan pemateri.
Selanjutnya, pemaparan materi kedua membahas mengenai pencegahan anemia pada remaja.
Materi ini mencakup pengertian anemia, perbandingan nilai normal dan abnormal anemia, gejala yang dapat muncul, dampak anemia terhadap aktivitas dan konsentrasi belajar, serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh remaja.

Muncul pertanyaan menarik dari salah satu peserta terkait cara membedakan anemia dengan kelelahan biasa, yang kemudian dijelaskan secara sederhana dan mudah dipahami oleh pemateri.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi edukasi kesehatan reproduksi remaja.
Materi ini membahas berbagai perubahan fisik dan psikologis yang terjadi pada masa remaja, termasuk perubahan hormon, menstruasi pada remaja putri, mimpi basah pada remaja putra, serta pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi.
Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang santun dan sesuai dengan usia peserta, sehingga remaja merasa nyaman dan tidak canggung dalam memahami topik yang disampaikan.
Sebagai penutup, kegiatan edukasi kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Melalui kegiatan ini, remaja tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga didorong untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung terwujudnya generasi remaja yang sehat, cerdas, dan berdaya.
Editor : Murni A














