Jatengvox.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali membuka pendaftaran calon prajurit tahun 2026.
Rekrutmen ini menjadi salah satu agenda strategis karena dilakukan di tengah pengembangan organisasi dan pembentukan berbagai satuan baru di lingkungan TNI.
Tak heran, kebutuhan personel—mulai dari tamtama hingga perwira—mengalami peningkatan signifikan.
Bagi banyak putra dan putri Indonesia, kesempatan ini bukan sekadar peluang berkarier, tetapi juga jalan pengabdian untuk bangsa dan negara.
Perwira Pembantu Utama Satu Perencanaan TNI, Kolonel Kaveleri Erizal Satria, menjelaskan bahwa TNI saat ini membutuhkan tambahan personel dalam jumlah cukup besar. Kebutuhan tersebut mencakup seluruh jenjang keprajuritan, terutama perwira dan tamtama.
Menurut Erizal, pengembangan struktur organisasi TNI menjadi faktor utama meningkatnya kebutuhan personel.
Pembentukan satuan-satuan baru menuntut kesiapan sumber daya manusia yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga adaptif dan profesional.
“TNI dan jajarannya sedang mengembangkan organisasi. Banyak satuan baru yang dibentuk, sehingga membutuhkan personel perwira dan tamtama yang cukup banyak,” ujarnya dikutip dari laman RRI, Jumat, 30 Januari 2026.
Meski sama-sama melalui proses seleksi ketat, Erizal menegaskan bahwa rekrutmen perwira memiliki karakter yang berbeda dibandingkan tamtama.
Proses penerimaan perwira dilakukan langsung oleh Mabes TNI karena menyangkut kaderisasi kepemimpinan jangka panjang.
Ia menekankan bahwa seorang perwira TNI tidak hanya dituntut menguasai aspek teknis militer, tetapi juga kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan strategis.
“Rekrutmen perwira TNI merupakan proses kaderisasi kepemimpinan yang bersifat fundamental, terutama bagi keberlangsungan organisasi TNI di masa mendatang,” jelasnya.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa TNI tidak sekadar mencari personel tambahan, tetapi juga menyiapkan pemimpin-pemimpin pertahanan negara yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti seleksi, TNI mengingatkan agar hanya mengakses informasi dari kanal resmi.
Pendaftaran awal dilakukan secara daring melalui website resmi atau akun Instagram Pusat Penerangan TNI (@puspentni).
“Proses awalnya harus daftar online dahulu. Informasi lengkap bisa diakses di website Puspen TNI,” kata Erizal.
Adapun masa pendaftaran dibuka selama satu bulan penuh, yakni mulai 25 Januari hingga 25 Februari 2026. Calon pendaftar diimbau mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi administrasi, kesehatan, fisik, maupun mental.
Editor : Murni A














