Mahasiswa KKN UPGRIS Hadirkan Kegiatan Ecoprint dalam Upaya Pembelajaran Kontekstual di SDN Beji 02

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Feb 2026 20:31 11 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang melaksanakan kegiatan edukatif berupa pengenalan teknik ecoprint sebagai upaya menghadirkan pembelajaran kontekstual bagi siswa SDN Beji 02.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan pembelajaran seni budaya dengan pendidikan lingkungan secara kreatif dan menyenangkan.

Ecoprint merupakan teknik cetak motif pada kain dengan memanfaatkan bahan-bahan alami, seperti daun dan bunga yang ada di sekitar lingkungan sekolah.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Ikut Sukseskan Posyandu Lansia dan Balita Mawar 3 di Desa Watuagung

Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal potensi alam sekitar sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengenalan konsep ecoprint, jenis-jenis daun yang dapat digunakan, serta proses pembuatan ecoprint secara sederhana dan aman untuk anak-anak.

Selanjutnya, siswa secara langsung mempraktikkan pembuatan ecoprint dengan bimbingan mahasiswa KKN. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam memilih daun, menyusun pola, hingga melihat hasil motif yang terbentuk pada kain.

Baca juga:  Gus Yasin Dorong JMQH Terus Menjaga dan Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an

Kegiatan ecoprint ini menjadi bentuk pembelajaran kontekstual, karena siswa belajar melalui pengalaman langsung (learning by doing) dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar.

Selain meningkatkan kreativitas dan keterampilan motorik, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan ramah lingkungan.

Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang berharap kegiatan ecoprint ini dapat memberikan dampak positif serta menjadi inspirasi bagi guru dan siswa untuk terus mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan.

Baca juga:  Pesantren Kilat di Masjid Al-Ikhlas Desa Leyangan, Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Karakter Religius Generasi Muda

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya berperan sebagai pendamping belajar, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, bermakna, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA