Jatengvox.com – Sejak tahun 2022, sebuah unit usaha bernama Agrotera berdiri di Desa Gondang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
Usaha ini digagas oleh Purnama (32), seorang pemuda desa yang prihatin melihat kondisi harga sayur yang kerap anjlok ketika panen melimpah.
“Awal kami mendirikan Agrotera karena keresahan melihat harga sayur yang anjlok saat panen. Selain itu, banyak pemuda yang tidak tertarik lagi dengan dunia pertanian karena dianggap tidak menjanjikan,” ungkap Purnama.
Agrotera hadir sebagai solusi pemasaran hasil sayur-mayur masyarakat Desa Gondang. Selama hampir tiga tahun, Agrotera rutin memasarkan berbagai komoditas sayuran seperti kol, kentang, cabai, sawi, jipang, dan terong ke wilayah Kendal dan Semarang. Setiap hari, setidaknya satu rit sayuran berhasil dipasarkan.
Keberadaan Agrotera terbukti mampu menjaga harga jual sayur lebih stabil. Tidak hanya itu, usaha ini juga menarik minat pemuda desa untuk kembali menekuni pertanian.
“Saat ini sudah ada 13 pemuda yang ikut serta dalam budidaya sayur-mayur,” tambah Purnama.
Grand Opening Rest Area Agrotera
Dalam upaya pengembangan usaha, Agrotera kini mendirikan Rest Area Agrotera Pasar Sayur dan Buah. Peresmian grand opening dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPR RI Dr. H. Muh Haris, M.Si, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Hj. Ida Nuru Farida, S.Pd, M.Pd, Anggota DPRD Kabupaten Kendal H. Sulistyo Ari Bowo, S.Hut, Tokoh Pemuda Kendal Arif Fajar Hidayat, serta Kadus Nambangan Desa Gondang, Rojiun.
Rest area ini dibangun karena melihat potensi jalur strategis Desa Gondang yang menjadi akses menuju obyek wisata Celosia dan Gedong Songo. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, rest area diharapkan menjadi pusat jual beli nyata bagi hasil pertanian lokal, bukan sekadar pengiriman sampel.
Rojiun menegaskan, keberadaan Agrotera sangat membantu masyarakat dalam memasarkan hasil panen.
“Ke depan, Agrotera bisa lebih memprioritaskan pemasaran hasil pertanian warga desa, baru kemudian merambah ke masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.
Solusi Hilirisasi Pertanian
Tokoh pemuda Kendal, Arif Fajar Hidayat, menilai kehadiran Agrotera berhasil menjawab salah satu tantangan utama petani, yaitu hilirisasi.
“Permasalahan pertanian di Indonesia ada empat, yaitu modal, teknologi, lahan, dan pemasaran. Agrotera sudah menjawab permasalahan hilirisasi karena produk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Jika pasar jelas, modal akan datang, teknologi budidaya akan berkembang, dan lahan di Desa Gondang pun masih mencukupi,” paparnya.
Apresiasi dari DPR RI
Peresmian Rest Area Agrotera Pasar Sayur dan Buah dilakukan langsung oleh Dr. Muh Haris, M.Si. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi besar kepada Purnama dan tim Agrotera.
“Rest area ini lahir dari perjuangan memasarkan sayur dari rumah ke rumah, mengetuk pintu demi pintu. Kami salut dengan semangat pemuda seperti Mas Purnama yang tidak hanya mencari penghasilan, tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat sekitar. Kami berharap Rest Area Agrotera bisa mewujudkan cita-cita Agrotera Jaya, Petani Kaya,” pungkas Dr. Muh Haris. ***
Editor : Nuristic