Pemprov Jateng Tetap Hadir untuk Korban Banjir Pati, Gus Yasin Pastikan Logistik hingga Layanan Kesehatan Aman

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan penanganan banjir di Kabupaten Pati tetap berjalan optimal, tanpa terpengaruh dinamika politik yang tengah terjadi di daerah tersebut. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turun langsung ke lokasi banjir pada Rabu (21/1/2026), didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kehadiran negara di tengah warga yang masih berjuang menghadapi dampak banjir. Gus Yasin—sapaan akrab Wakil Gubernur—juga membawa serta istrinya, Nawal Arafah, untuk menyapa dan berdialog langsung dengan warga di titik-titik pengungsian.

Dalam kunjungannya, Gus Yasin meninjau dapur umum serta lokasi pengungsian di Desa Bumirejo dan Doropayung, Kecamatan Juwana. Suasana kunjungan berlangsung hangat dan akrab, dengan warga menyampaikan kondisi mereka secara langsung kepada pimpinan daerah.

Berdasarkan laporan di lapangan, hingga kini masih terdapat sekitar 18 desa di Kabupaten Pati yang tergenang air, dengan jumlah warga terdampak mencapai kurang lebih 16 ribu jiwa.

Baca juga:  BPK Nilai Kinerja Keuangan Jateng Lampaui Standar Nasional, Tapi Belum Sangat Baik

“Hari ini kami meninjau masyarakat yang masih terdampak banjir di Kabupaten Pati. Penanganan terus kami lakukan secara kolaboratif,” ujar Gus Yasin di sela-sela kunjungan.

Ia menilai keberadaan dapur umum dan tempat pengungsian sudah cukup membantu warga, baik dari sisi kenyamanan maupun pemenuhan kebutuhan dasar.

Wakil Gubernur menegaskan bahwa makanan yang disediakan bagi para pengungsi telah memenuhi standar gizi, mulai dari kebutuhan karbohidrat hingga asupan kalsium. Ketersediaan obat-obatan juga dinilai mencukupi untuk mendukung kesehatan warga.

“Makanannya bagus, gizinya terpenuhi. Obat-obatan juga cukup,” katanya.

Selain bantuan jangka pendek, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mulai memetakan langkah penanganan jangka menengah dan panjang, termasuk koordinasi lintas sektor hingga pemerintah pusat.

Baca juga:  Trans Jateng Siap Terintegrasi dengan Transportasi Lain, Akses Warga Jawa Tengah Bakal Makin Mudah

“Kami terus berkoordinasi, termasuk dengan pemerintah pusat, agar penanganan ini bisa segera tuntas,” imbuhnya.

Di sela agenda peninjauan, Gus Yasin juga memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pendopo Kabupaten Pati. Dalam forum tersebut, ia menekankan pentingnya integritas penyelenggara pemerintahan, terlebih dalam kondisi darurat bencana.

Menurutnya, komitmen integritas tidak cukup hanya dituangkan dalam bentuk dokumen, tetapi harus tercermin dalam pelayanan sehari-hari kepada masyarakat.

“Pakta integritas jangan hanya berhenti di atas kertas, tetapi harus melekat dalam keseharian kita, terutama dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, memastikan bahwa seluruh layanan kesehatan di Kabupaten Pati tetap berjalan normal di tengah situasi politik yang berkembang.

Baca juga:  Ribuan Petani Berkumpul di Gebyar Tani Merdeka 2025 Semarang

Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini adalah keselamatan dan kesehatan warga terdampak banjir, terutama kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, balita, penyandang disabilitas, serta penderita penyakit kronis.

“Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas tetap buka 24 jam. Kami juga menyalurkan obat-obatan dan memberikan pelayanan langsung di lokasi pengungsian,” jelasnya.

Ia menambahkan, kelayakan makanan dan keamanan tempat pengungsian juga menjadi perhatian utama agar warga tetap merasa aman dan nyaman.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursari, menegaskan bahwa penanganan bencana murni merupakan urusan kemanusiaan dan tidak boleh dikaitkan dengan dinamika politik.

“Penanganan dan bantuan terus kami lakukan. Soal bencana, tidak ada kaitannya dengan situasi politik,” ujarnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi
Diskomdigi Jateng Gandeng FISIP Undip, Kolaborasi Kampus–Pemprov Diperkuat untuk Gaungkan Pembangunan Daerah
12 Investor India Lirik Jawa Tengah, Siap Tanam Modal di Kendal dan Batang
Backlog Perumahan Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Perkuat Skema Rumah Subsidi dan RTLH

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:08 WIB

Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:06 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:20 WIB

Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru