Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, TP PKK Jateng Fokus Bangun Keluarga Berdaya di 2026

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah terus menguatkan peran strategisnya dalam pembangunan berbasis keluarga.

Memasuki 2026, kolaborasi lintas sektor menjadi fokus utama untuk memastikan program-program PKK benar-benar berdampak langsung ke masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, usai Rapat Pleno TP PKK Jateng di Kantor TP PKK, Selasa (6/1/2026).

Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera.

“Kolaborasi ini tidak hanya dengan OPD, tetapi juga BUMD, BUMN, CSR, Baznas, akademisi, organisasi perempuan, media, hingga komunitas di masyarakat,” ujar Nawal.

Baca juga:  Pemprov Jateng Perkuat Pemberdayaan Perempuan Melalui Program Kecamatan Berdaya

Upaya tersebut sejalan dengan visi TP PKK dalam mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus memperkuat pembangunan sosial di Jawa Tengah.

Salah satu capaian penting TP PKK Jateng sepanjang 2025 adalah penguatan perlindungan perempuan dan anak.

Melalui program Kader Paralegal Penggerak Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (Kader Perak), sekitar 200 kader telah dilatih dan diterjunkan langsung ke masyarakat.

Para kader ini berperan aktif mendampingi serta menangani berbagai kasus yang terjadi di tingkat lokal.

“Harapannya, di 2026 kolaborasi dengan UPTD dan RPPA bisa semakin kuat, sehingga mampu mendukung terwujudnya Kecamatan Berdaya,” jelas Nawal.

Di sektor pemberdayaan ekonomi, TP PKK Jateng juga terus bergerak. Bersama Baznas dan sejumlah OPD, berbagai pelatihan ekonomi keluarga telah digulirkan.

Baca juga:  Jawa Tengah Cetak Rekor MURI Lewat Penanaman Mangrove Serentak

Langkah ini diperkuat dengan peluncuran Kelompok Usaha Berbasis Keluarga (Kapulaga) di Kabupaten Pekalongan pada 2026.

Ke depan, TP PKK berencana menggandeng Dinas Sosial untuk mengintegrasikan program tersebut dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

“Targetnya bukan sekadar pelatihan, tetapi benar-benar membentuk usaha yang bisa menopang ekonomi keluarga,” kata Nawal.

Program Rabu Pon (Gerakan Ibu Menanam Pohon) juga terus diperkuat. Pada 2025, program yang merupakan implementasi Aku Hatinya PKK ini telah menyasar lima kabupaten, yakni Brebes, Rembang, Purworejo, Banjarnegara, dan Sragen.

Hasil evaluasi menunjukkan, program berjalan lebih optimal ketika didampingi Kelompok Wanita Tani (KWT).

Baca juga:  Gubernur Jateng Dorong Industri Jasa Keuangan Perkuat Ekonomi Desa Lewat UMKM dan Koperasi

“Ke depan, KWT akan selalu kami libatkan untuk mendampingi Rabu Pon agar dampaknya lebih berkelanjutan,” ungkapnya.

Pada 2026, TP PKK Jateng juga akan mendorong kolaborasi dalam program Pandu Cinta atau Pelayanan Terpadu Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak. Program ini selaras dengan kebijakan nasional Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (Paaredi).

Selain itu, sejumlah program unggulan lain terus dijalankan, seperti Kikis (Keluarga Indonesia Bebas Kemiskinan Ekstrem), Gemah Ripah (Gemar Olah Sampah Rizki Melimpah), PKK Sigab (Siaga dan Tanggap Bencana), serta Kencan Bumil (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau
Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan
PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20
Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto Diresmikan di Semarang, Warisan Sejarah untuk Generasi Muda
Pariwisata Jawa Tengah Melesat, Aglomerasi Destinasi dan Desa Wisata Jadi Kunci
Pemprov Jateng Matangkan Mudik dan Balik Rantau Gratis Lebaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:15 WIB

Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Senin, 12 Januari 2026 - 20:11 WIB

Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:24 WIB

PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20

Berita Terbaru