Gubernur Jateng Dorong Industri Jasa Keuangan Perkuat Ekonomi Desa Lewat UMKM dan Koperasi

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis desa.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa Industri Jasa Keuangan (IJK) perlu berperan aktif dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa, salah satunya dengan memberi kemudahan akses permodalan bagi UMKM, kelompok usaha masyarakat, dan koperasi desa.

Menurut Luthfi, relaksasi layanan keuangan di tingkat desa sangat dibutuhkan, mengingat jumlah UMKM di Jawa Tengah mencapai hampir 4,2 juta.

Dukungan dari sektor jasa keuangan dinilai bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi dari lapisan terbawah hingga ke perkotaan.

Baca juga:  Jelang Nataru, Gubernur Jateng Pastikan Rest Area Siap Layani Jutaan Pemudik

“Jasa keuangan bisa melakukan relaksasi kepada masyarakat di desa-desa, termasuk perbantuan keuangan UMKM,” ujar Luthfi saat menghadiri evaluasi kinerja IJK Jawa Tengah Semester I di Hotel Gumaya, Kota Semarang, pada Selasa, 16 September 2025.

Selain UMKM, penggerak ekonomi desa juga datang dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Saat ini, tercatat sudah ada 8.520 koperasi di Jawa Tengah yang resmi berbadan hukum. Beberapa di antaranya bahkan telah berkembang pesat dengan membuka hingga tujuh gerai layanan lengkap.

Luthfi menambahkan, keberadaan koperasi diharapkan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa.

Baca juga:  Pelayanan Publik Pati Jadi Sorotan: Pemprov Jateng Pastikan Layanan Tetap Lancar Meski Situasi Politik Memanas

Untuk memastikan berjalan baik, pemerintah juga melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam memantau dinamika yang terjadi di lapangan.

Secara makro, perekonomian Jawa Tengah menunjukkan tren positif. Pada triwulan II 2025, pertumbuhan ekonomi Jateng tercatat sebesar 5,28%, melampaui rata-rata nasional.

Luthfi menegaskan capaian ini harus dijaga dengan sinergi antar-lembaga, termasuk sektor jasa keuangan.

“Evaluasi kinerja IJK hari ini penting. Hasilnya akan menjadi panduan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah,” ucapnya.

Ketua Dewan Audit sekaligus Anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sophia Wattimena, menilai evaluasi IJK sangat krusial.

Baca juga:  Pelayanan Publik Jawa Tengah Tetap Normal Meski Aksi Demo Merebak, Sekda hingga Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Gangguan

Menurutnya, langkah ini akan meningkatkan koordinasi serta sinergisitas antara industri jasa keuangan dan pemerintah daerah.

“Harapannya adalah pertumbuhan ekonomi yang baik dan berkelanjutan,” ungkap Sophia.

Senada, Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh visi dan misi pembangunan ekonomi berbasis desa yang digagas Pemerintah Provinsi.

“OJK akan support penuh program gubernur tentang pembangunan ekonomi berbasis desa,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dokter Spesialis Keliling Jangkau 88 Ribu Warga Jateng, Program Andalan Luthfi–Yasin Mendekati Target
Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Prioritaskan Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken
Melaju Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Tengah 2025 Tumbuh Impresif di Angka 5,37 Persen
Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025
Jawa Tengah Masih Bebas Virus Nipah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Tetap Waspada
Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi
Rumah Inovasi Jateng Siap Diluncurkan, Jadi Pusat Kolaborasi Riset Inklusif di Jawa Tengah
Puluhan Bencana Landa Jawa Tengah, Pemprov Perkuat Penanganan hingga Mitigasi Cuaca Ekstrem

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:08 WIB

Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Prioritaskan Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:38 WIB

Melaju Lampaui Nasional, Ekonomi Jawa Tengah 2025 Tumbuh Impresif di Angka 5,37 Persen

Jumat, 6 Februari 2026 - 06:12 WIB

Kemiskinan di Jawa Tengah Terus Menurun, BPS Catat Turun Jadi 9,39 Persen pada September 2025

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:06 WIB

Jawa Tengah Masih Bebas Virus Nipah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Warga Tetap Waspada

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:02 WIB

Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru