Menhub Minta Operator Transportasi Waspada Cuaca Ekstrem Selama Libur Nataru 2026

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah mengingatkan seluruh operator transportasi untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan adanya potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat pada Minggu (21/12) hingga Senin (22/12). Informasi ini dipaparkan dalam Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Hari ini hingga esok hari masih ada potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Untuk itu mohon seluruh operator harap siaga dan waspada terhadap cuaca buruk,” ujar Dudy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/12/2025).

Baca juga:  Dari Pabrik ke Ramuan Tradisional: Bu Jumiyatun Rawat Warisan Jamu Selama Dua Dekade

Menhub menekankan bahwa kewaspadaan tidak hanya berlaku untuk satu moda saja. Seluruh sektor transportasi—mulai dari darat, laut, udara, hingga perkeretaapian—diminta menyesuaikan operasionalnya dengan kondisi cuaca di lapangan.

Menurutnya, cuaca ekstrem kerap menjadi faktor utama gangguan perjalanan, mulai dari keterlambatan, pembatalan, hingga potensi kecelakaan.

Oleh karena itu, kesiapan operator dalam membaca situasi dan mengambil keputusan cepat sangat dibutuhkan selama periode libur panjang.

Ia juga meminta agar setiap operator melakukan koordinasi intensif dengan BMKG, baik sebelum keberangkatan maupun selama perjalanan berlangsung.

Langkah ini dinilai krusial untuk meminimalkan risiko serta menjaga kelancaran layanan kepada masyarakat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Pasang Plang Arah Jalan untuk Bantu Akses Warga dan Pengunjung Desa Delik

“Lakukan koordinasi intens dengan BMKG sebelum melakukan perjalanan,” tegasnya.

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah darat berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Di antaranya meliputi sebagian wilayah Banten dan DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Papua Pegunungan.

Sementara itu, pada jalur laut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Perairan Utara Banten hingga Jawa Tengah, Laut Jawa bagian barat dan tengah, Selat Sunda bagian utara, serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat.

Potensi cuaca buruk juga terpantau di sejumlah perairan strategis lainnya, seperti Laut Natuna, Selat Karimata, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Sawu, Perairan Selatan Nusa Tenggara Timur, Laut Banda, Teluk Cendrawasih, hingga Perairan Utara Papua Barat dan Papua.

Baca juga:  Tunggakan BPJS Kesehatan Tembus Rp10 Triliun, Pemerintah Siapkan Skema Ini untuk Peserta Tak Mampu

Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama bagi angkutan penyeberangan dan pelayaran rakyat yang biasanya mengalami lonjakan penumpang saat libur Nataru.

Menhub berharap para operator tidak ragu melakukan penyesuaian operasional apabila kondisi cuaca dinilai berisiko. Penundaan perjalanan, pengaturan ulang jadwal, hingga pembatasan kapasitas dapat dilakukan demi keselamatan bersama.

Menurutnya, kelancaran arus transportasi selama Natal dan Tahun Baru tidak hanya diukur dari jumlah perjalanan yang terlaksana, tetapi juga dari bagaimana keselamatan penumpang benar-benar dijaga.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama demi kelancaran angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” tutup Dudy.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PBB Ingatkan Krisis Gaza Masih Berat Meski Fase Kedua Gencatan Senjata Dimulai
Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:02 WIB

PBB Ingatkan Krisis Gaza Masih Berat Meski Fase Kedua Gencatan Senjata Dimulai

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Berita Terbaru