Prabowo Tinjau Pengungsian Banjir Sumbar, Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Sementara

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Presiden Prabowo Subianto kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal. Kali ini, Kepala Negara mengunjungi posko pengungsian warga terdampak banjir dan longsor di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (18/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan di Posko Pengungsian SD 05 Kayu Pasak Pelembayan, Kabupaten Agam. Di lokasi itu, Presiden menyapa para pengungsi, berbincang dengan warga, sekaligus mendengar langsung kondisi yang mereka hadapi sejak bencana melanda.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinannya berkomitmen penuh untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Menurutnya, penanganan tidak hanya berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga menyasar pemulihan kehidupan masyarakat agar bisa kembali berjalan normal.

Baca juga:  Pemerintah Siapkan Mudik Gratis Nataru 2025/2026, Kuota Dipastikan Lebih Besar

“Saya gembira sudah melihat rumah-rumah hunian sementara sudah mulai dibangun,” ujar Presiden Prabowo di hadapan warga pengungsi.

Hunian sementara atau huntara menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam tahap awal pemulihan. Kehadiran hunian ini diharapkan dapat menggantikan tenda-tenda darurat yang selama ini digunakan warga, sehingga mereka bisa tinggal di tempat yang lebih layak dan aman.

Presiden menyampaikan bahwa pembangunan hunian sementara ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Target tersebut ditegaskan agar para korban bencana tidak terlalu lama bertahan dalam kondisi darurat.

Baca juga:  Cara Dapat KUR BNI 2025: Pinjaman Modal Usaha dengan Proses Cepat dan Mudah

“Bisa selesai hunian sementara sebulan, supaya bapak-bapak, ibu-ibu semua tidak perlu tinggal di tenda,” kata Presiden.

Langkah percepatan ini, menurut Presiden, merupakan bentuk kehadiran negara dalam situasi sulit yang dihadapi masyarakat.

Pemerintah ingin memastikan bahwa pemulihan pascabencana berjalan cepat, terukur, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga terdampak.

Tidak hanya hunian sementara, Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat.

Hunian tetap tersebut, kata Presiden, dirancang dengan kualitas bangunan yang baik serta luas yang memadai untuk kehidupan keluarga. Ia menyebut, luas hunian tetap mencapai sekitar 70 meter persegi.

Baca juga:  MUI Tekankan Pentingnya Modernisasi Dakwah di Era Post-Truth

“Setelah itu kita bangun hunian tetap, saya lihat cukup bagus kualitasnya, luasnya hunian tetap lumayan besar, sekitar 70 meter persegi,” ujarnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SPHP Beras Diperpanjang hingga Akhir Februari 2026, Pemerintah Jaga Harga Jelang Ramadan
ASN Ikut Komcad, DPR Ingatkan Hak Kepegawaian dan Netralitas Birokrasi Harus Dijaga
Ombudsman Pastikan Pemkab Raja Ampat Jalankan Putusan PN Sorong soal Ganti Rugi Rp3,56 Miliar
Pemerintah Umumkan Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi
SCash Dorong Digitalisasi UMKM dan Ritel Desa Lewat Ekosistem New Retail
Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Hadirkan Warna-Warni Daun, Keseruan Adik-Adik SDN Beji 01 Belajar Ecoprint
Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Tingkatkan Administrasi dan Pengawasan Pelayanan di Kecamatan Wonogiri
Perluas Jangkauan Global, Tim 12 KKN-T UNDIP 2026 Digitalisasi POKLAHSAR Mina Rejeki

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:12 WIB

SPHP Beras Diperpanjang hingga Akhir Februari 2026, Pemerintah Jaga Harga Jelang Ramadan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:08 WIB

ASN Ikut Komcad, DPR Ingatkan Hak Kepegawaian dan Netralitas Birokrasi Harus Dijaga

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:04 WIB

Ombudsman Pastikan Pemkab Raja Ampat Jalankan Putusan PN Sorong soal Ganti Rugi Rp3,56 Miliar

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:39 WIB

Pemerintah Umumkan Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:09 WIB

SCash Dorong Digitalisasi UMKM dan Ritel Desa Lewat Ekosistem New Retail

Berita Terbaru