Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler 85 Posko 22 UIN Walisongo resmi mengakhiri masa pengabdian mereka di Dusun Kliwonan, Desa Ngabean.
Acara perpisahan yang digelar pada 22 November 2025 berlangsung dalam suasana hangat, sederhana, dan penuh haru.
Selama lebih dari satu bulan berada di tengah masyarakat, mahasiswa KKN telah membangun kedekatan emosional yang membuat momen perpisahan ini terasa begitu berarti.
Kegiatan penutup tersebut turut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, Najwa dan Hanum, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan sebelum rangkaian kegiatan resmi dimulai.
Sesi sambutan pertama disampaikan oleh Koordinator Desa Posko 22. Dalam kesempatannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan warga serta permohonan maaf apabila selama masa pengabdian masih terdapat kekurangan. Koordinator Desa menyampaikan,
“Terima kasih atas penerimaan yang begitu hangat selama kami menjalankan KKN di Dusun Kliwonan. Kami juga memohon maaf apabila ada kata atau tindakan yang kurang berkenan, baik disengaja maupun tidak. Pengalaman ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kami.”
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dusun Kliwonan, Pak Maliq, yang turut menyampaikan rasa belasungkawa atas musibah yang menimpa salah satu mahasiswa serta memberikan apresiasi atas kontribusi Posko 22 selama berada di Kliwonan.
Acara berlanjut dengan sambutan Kepala Desa Ngabean, Bapak Anom, yang menyampaikan rasa bangga atas semangat pengabdian mahasiswa yang telah berbaur dan belajar bersama masyarakat. Beliau menyampaikan,
“Kami berterima kasih karena Desa Ngabean dipercaya menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mahasiswa UIN Walisongo. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam perjalanan mereka ke depan.”
Setelah sambutan, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Mahasiswa kemudian menyerahkan kenang-kenangan berupa figura foto dan tempat sampah untuk mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan di Dusun Kliwonan.
Suasana haru semakin terasa saat pemutaran video profil Desa Ngabean dan video after movie KKN yang menampilkan rangkaian program serta momen kebersamaan mahasiswa dan warga.
Beberapa warga turut menyampaikan pesan dan kesan, salah satunya dari Pak Win yang mengatakan,
“Mahasiswa KKN hadir bukan hanya menjalankan program, tetapi ikut membangun semangat baru di Kliwonan. Semoga pengalaman ini menjadi manfaat untuk semua, baik bagi warga maupun para mahasiswa yang kelak akan melangkah lebih jauh.”
Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa dan warga sebagai simbol kenangan sebelum kembali ke kampus. Meski masa pengabdian telah usai, jejak kebersamaan, pembelajaran, dan pengalaman berharga antara mahasiswa KKN Posko 22 dan masyarakat Dusun Kliwonan akan tetap hidup dan dikenang.
Penulis : Riztiyana Maharani
Editor : Murni A














