PBB Tegaskan Integritas Wilayah Ukraina Harus Dihormati dalam Setiap Upaya Perdamaian

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menekankan pentingnya solusi perdamaian yang menghormati prinsip-prinsip internasional dan integritas wilayah, terutama terkait konflik di Ukraina.

Pernyataan ini disampaikan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, sebagai pengingat bahwa setiap rencana perdamaian harus mematuhi Piagam PBB dan hukum internasional.

Guterres menegaskan bahwa resolusi PBB secara jelas menekankan integritas wilayah Ukraina, sekaligus integritas wilayah semua negara.

“Solusi perdamaian yang sesuai prinsip-prinsip ini harus mematuhi resolusi Majelis Umum yang menegaskan bahwa integritas wilayah Ukraina, dan secara umum integritas wilayah negara-negara di dunia, harus dihormati,” ujar Guterres.

Baca juga:  Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat

Dalam konferensi pers, Guterres juga menegaskan bahwa PBB belum menerima rencana perdamaian 28 poin yang dilaporkan disusun oleh Amerika Serikat.

Informasi mengenai rencana tersebut sejauh ini hanya muncul di media, dan belum secara resmi disampaikan kepada Rusia maupun Ukraina.

Media Axios melaporkan bahwa utusan khusus AS, Steve Witkoff, telah membahas rencana tersebut dengan pihak Kyiv.

Namun, seorang pejabat Ukraina menyatakan Kyiv belum menyetujui ketentuan utama dari proposal itu, yang antara lain meminta Ukraina melepaskan keanggotaan NATO, mengakui Crimea, Donetsk, dan Luhansk sebagai wilayah yang secara de facto dikuasai Rusia, serta menarik pasukan dari Donbas untuk menciptakan zona demiliterisasi.

Baca juga:  Lebih dari Setengah Juta Pasien TBC Jalani Pengobatan, Pemerintah Optimis Capai Eliminasi 2030

Sebagai imbalannya, rencana tersebut menawarkan jaminan keamanan berdasarkan prinsip pertahanan kolektif NATO.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan niatnya untuk membahas proposal tersebut secara langsung dengan Presiden Donald Trump.

Guterres menegaskan bahwa setiap proses perdamaian harus adil, transparan, dan sesuai dengan hukum internasional.

Semua pihak diingatkan untuk menghormati integritas wilayah Ukraina dan negara lain, serta memastikan setiap proposal perdamaian disampaikan secara resmi dan sah.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru