Jawa Tengah Genjot Program FLPP, Targetkan Percepatan Hunian Layak untuk Warga

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah semakin serius mendorong percepatan Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program ini menjadi bagian dari target nasional penyediaan 3 juta rumah layak huni.

Upaya itu kembali ditegaskan dalam rapat koordinasi yang digelar di Gedung Gradika Bakti Praja, Semarang, pada Kamis, 25 September 2025.

Rakor dipimpin langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, bersama jajaran pejabat provinsi, perwakilan perbankan, pengembang, serta perwakilan dari 35 kabupaten/kota.

Dalam pemaparannya, Gubernur Luthfi menegaskan bahwa percepatan pembangunan rumah adalah kebutuhan mendesak.

Baca juga:  Omzet Fantastis Bazar UMKM HUT Jateng Capai Rp1,4 Miliar, Sektor UMKM Siap Tumbuh Pesat

Pasalnya, Jawa Tengah masih menghadapi backlog atau kekurangan rumah yang mencapai 1,357 juta unit.

“Target nasional 3 juta rumah harus kita akselerasi di Jawa Tengah. Dengan backlog yang masih tinggi, jelas kita harus bergerak lebih cepat,” kata Luthfi.

Beberapa hambatan yang kerap ditemui di lapangan antara lain lamanya proses perizinan serta keterlambatan penyediaan infrastruktur dasar, seperti air bersih dari PDAM dan listrik dari PLN.

Untuk itu, rapat koordinasi kali ini difokuskan pada pencarian solusi bersama dengan pemerintah daerah, pengembang, dan pihak terkait.

Baca juga:  Pemprov Jateng Pastikan Penyerapan Belanja APBD Perubahan 2025 Tidak Tertunda

Luthfi menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak agar kendala tersebut tidak lagi menghambat.

“Dengan duduk bersama, kita bisa memecahkan masalah secara kolektif. Harapannya, capaian target program rumah ini bisa lebih cepat terwujud,” tegasnya.

Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah percepatan proses perizinan.

Pemprov Jateng mendorong agar seluruh layanan terkait pembangunan rumah bisa rampung maksimal 10 hari kerja. Hal itu termasuk pemecahan sertifikat di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kalau izin bisa lebih cepat, pengembang juga bisa segera bergerak. Ujungnya, masyarakat bisa lebih cepat memiliki rumah layak huni,” ujar Luthfi.

Baca juga:  Dekranasda Jateng Perkuat Pendampingan Batik, Fokus Digitalisasi hingga Regenerasi Pengrajin

Dari sisi pembiayaan, perbankan juga memberikan dukungan. Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, menjelaskan bahwa skema KPR FLPP menawarkan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Beberapa fasilitas yang diberikan antara lain uang muka ringan mulai dari 1 persen, cicilan terjangkau mulai Rp1 juta per bulan, serta adanya subsidi Rp4 juta untuk DP.

Dengan bunga yang ditetapkan maksimal 5 persen, program ini diharapkan semakin menarik minat masyarakat.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau
Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan
PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20
Taman dan Monumen RM Bambang Soeprapto Diresmikan di Semarang, Warisan Sejarah untuk Generasi Muda
Pariwisata Jawa Tengah Melesat, Aglomerasi Destinasi dan Desa Wisata Jadi Kunci
Pemprov Jateng Matangkan Mudik dan Balik Rantau Gratis Lebaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:15 WIB

Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:10 WIB

Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Senin, 12 Januari 2026 - 20:11 WIB

Pelantikan Pengurus Salimah Wonosobo 2025–2030, Momentum Penguatan Kepemimpinan Perempuan

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:24 WIB

PD Salimah Kendal Resmi Dilantik, Perkuat Peran Muslimah Lewat Literasi Keuangan di Milad ke-20

Berita Terbaru