Jatengvox.com — Mahasiswa KKN Reguler Tim II Undip Desa Glagah Wangi sukses realisasikan program revitalisasi ruang terbuka publik melalui pembuatan dan penataan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang bertempat di Taman Tumenggung, Desa Glagah Wangi, Kecamatan Polanharjo, pada Jumat (14/8/2026).
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan respons atas perlunya optimalisasi area Taman Tumenggung agar tidak hanya difungsikan sebagai ruang terbuka komunal biasa, melainkan juga memiliki nilai edukatif, estetika lingkungan, serta manfaat kesehatan nyata bagi warga. Dengan menyasar masyarakat luas yang memanfaatkan fasilitas publik tersebut, program ini bertujuan untuk mengenalkan ragam tanaman berkhasiat obat dan pangan fungsional yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menata lanskap taman agar tampak lebih asri, hijau, dan tertata rapi.
Pelaksana Program Kerja, Ananda Dini Fadhila (Mahasiswi S1 Teknologi Pangan, Universitas Diponegoro), menjelaskan bahwa program ini diinisiasi untuk mengintegrasikan keilmuan pangan dengan pemanfaatan flora lokal yang bergizi dan bernilai medis.
“Kami melihat Taman Tumenggung memiliki potensi besar sebagai pusat interaksi masyarakat desa. Penataan sudut TOGA ini diharapkan dapat mengenalkan kekayaan tanaman herbal keluarga yang mudah dibudidayakan, sehingga masyarakat tidak hanya menikmati keindahan taman tetapi juga memperoleh wawasan tentang bahan pangan alami untuk menunjang kesehatan mandiri,” ujarnya mengenai pelaksanaan program tersebut.
Kegiatan yang disupervisi oleh Sri Risdhiyanti Nuswantari, S.Tr.T., M.T. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ini dilakukan melalui lima tahapan berurutan. Dimulai dari pembersihan dan penataan kembali lahan taman yang ada, persiapan media tanam yang gembur dan subur, kurasi pemilihan jenis bibit TOGA yang mudah tumbuh, proses penanaman bibit secara terstruktur, hingga penataan tata letak tanaman agar mudah dirawat dan dipetik manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Langkah ini selaras dengan komitmen global SDG Nomor 3 mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera dengan mengenalkan tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, langkah ini juga mendukung SDG Nomor 11 mengenai Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui optimalisasi ruang terbuka menjadi taman yang hijau dan bermanfaat.
Direktur BUMDes Muncar, Ibu Dila, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi serta kreativitas mahasiswa KKN Undip dalam memperkaya fungsi fasilitas umum desa. Keberadaan pojok TOGA ini dinilai memberi warna baru bagi Taman Tumenggung, mengubah sudut ruang terbuka menjadi wahana edukasi hijau yang sarat manfaat bagi warga maupun pengunjung yang datang bersantai.
Program kerja ini diharapkan dapat terus dirawat secara mandiri oleh pengelola taman dan masyarakat, sehingga memberikan dampak positif jangka panjang bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan warga Desa Glagah Wangi. Rangkaian kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan sesi penyiraman perdana bersama, penyerahan area tanam secara simbolis, ramah tamah, serta sesi foto bersama antara pengurus BUMDes Muncar dan Tim KKN Undip di lokasi Taman TOGA.
Penulis : Ananda Dini Fadhila
Editor : Uswatun Khasanah
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar