Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) menghadirkan program GEMARIKAN atau Gemar Makan Ikan di Posyandu Desa Karanganom, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, (13/8/26).
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan konsumsi ikan pada anak usia balita sebagai upaya pencegahan stunting di desa.
Program edukasi ini digagas oleh Fadlilah Febriyanti, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip dari jurusan Ilmu Kelautan.
Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dengan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, khususnya terkait pemanfaatan sumber daya perikanan untuk kebutuhan gizi masyarakat.

Ide program berangkat dari hasil pengamatan dan diskusi bersama kader Posyandu setempat. Dari diskusi tersebut diketahui bahwa konsumsi ikan pada balita di Desa Karanganom masih tergolong rendah, meski bahan pangan tersebut mudah diakses warga. Kondisi ini mendorong Fadlilah untuk menyusun kegiatan edukasi sekaligus pelatihan pengolahan ikan menjadi camilan yang lebih disukai anak-anak.
Fadlilah menjelaskan, edukasi gemar makan ikan penting dilakukan sejak dini karena ikan merupakan sumber protein yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Saya melaksanakan program ini karena ikan menyimpan kandungan gizi tinggi yang sangat dibutuhkan untuk mencegah stunting, namun pemanfaatannya untuk konsumsi balita di sini masih kurang optimal. Saya harap edukasi dan resep olahan ikan yang saya bagikan dapat terus diterapkan oleh ibu-ibu di rumah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai manfaat gizi ikan bagi tumbuh kembang balita melalui media leaflet yang dibagikan kepada peserta.
Materi tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi demonstrasi memasak nugget ikan tongkol, sebuah olahan yang dipilih karena bahan baku mudah didapat serta proses pembuatannya sederhana untuk dipraktikkan sendiri di rumah.

Sebagai luaran program, disusun pula modul resep sederhana yang dapat dijadikan panduan bagi ibu-ibu balita untuk mengolah ikan secara mandiri di rumah masing-masing.
Kegiatan edukasi dan pelatihan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026 di Posyandu Desa Karanganom, dan diikuti dengan antusias oleh para ibu yang memiliki balita.
Bu Desa Karanganom, Casonah, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan edukasi gizi bagi warga.
“Kami mengucapkan terima kasih karena telah melaksanakan program ini. Edukasi yang diberikan membantu warga kami, khususnya para ibu balita, untuk lebih memahami pentingnya asupan gizi dari ikan dalam mencegah stunting,” ungkapnya.
Kehadiran program GEMARIKAN diharapkan tidak berhenti sebagai luaran kegiatan KKN, tetapi dapat terus diterapkan secara mandiri oleh warga Desa Karanganom sebagai bagian dari upaya jangka panjang pencegahan stunting berbasis pangan lokal.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Undip menunjukkan bahwa pemanfaatan ilmu kelautan dan perikanan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi anak di tingkat desa.
Penulis: Fadlilah Febriyanti
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar