Dukung SDGs 7, 9, dan 11, KKN Undip Hadirkan Lampu IoT Tenaga Surya

waktu baca 3 menit
Selasa, 11 Agu 2026 21:00 5 jatengvox

Jatengvox.com – KKN-T IDBU 52 Undip menghadirkan lampu otomatis berbasis IoT dan panel surya untuk mendukung revitalisasi kawasan Sendang Kemantren, Mijen.

Mahasiswa KKN-T IDBU 52 Undip melakukan perakitan dan pengujian sistem lampu otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan sumber energi panel surya untuk mendukung revitalisasi Sendang Kemantren.

Lampu otomatis berbasis IoT dan panel surya diterapkan di kawasan Sendang Kemantren, Kelurahan Mijen, sebagai alternatif penerangan yang memanfaatkan energi terbarukan.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 52 Universitas Diponegoro (Undip) menghadirkan inovasi lampu penerangan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan sumber energi panel surya melalui program kerja “Revitalisasi Sendang” di Sendang Kemantren, Kelurahan Mijen, Kota Semarang.

Program tersebut dikembangkan untuk mendukung proses penataan Sendang Kemantren yang memiliki potensi lingkungan untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata. Sendang yang berada di kawasan hutan jati Mijen tersebut selama ini turut dirawat oleh kelompok tani setempat.

Salah satu permasalahan yang ditemukan mahasiswa adalah belum tersedianya penerangan di sekitar kawasan sendang.

Baca juga:  Banjir Rendam Kota Pekalongan, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Salurkan Ribuan Bantuan Logistik

Lokasi yang berada cukup jauh dari area permukiman membuat akses terhadap jaringan listrik menjadi terbatas sehingga penggunaan lampu konvensional dinilai kurang efektif.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi Informatika Undip mengembangkan alternatif penerangan yang dapat bekerja tanpa bergantung sepenuhnya pada jaringan listrik.

Setelah melakukan koordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta berdiskusi dengan Kepala Kelompok Tani, penerangan berbasis IoT dan tenaga surya dipilih sebagai solusi yang sesuai dengan karakteristik lokasi.

Panel surya dimanfaatkan untuk menangkap energi matahari yang kemudian digunakan sebagai sumber daya bagi sistem penerangan.

Baca juga:  Kementerian PU Audit Bangunan Pesantren dan Sekolah Rawan Ambruk, Anggarkan Rp25 Miliar untuk Tahap Awal

Sementara itu, teknologi IoT diterapkan untuk mendukung mekanisme kerja lampu secara otomatis berdasarkan pengaturan yang telah ditentukan.

Proses pengembangan dilakukan mulai dari penentuan kebutuhan komponen, perakitan rangkaian, integrasi panel surya dengan perangkat pengendali dan penyimpanan energi, hingga pengujian sistem.

Mahasiswa memastikan sistem mampu menerima dan menyimpan energi dari panel surya serta menjalankan lampu sesuai mekanisme otomatis yang telah dirancang. Pengujian tersebut dilakukan sebelum perangkat diterapkan di kawasan Sendang Kemantren.

“Pemanfaatan panel surya dipilih karena lokasi sendang memiliki keterbatasan akses listrik. Dengan sistem otomatis, lampu diharapkan dapat memberikan penerangan tanpa harus selalu dioperasikan secara manual,” jelas mahasiswa KKN-T IDBU 52 Undip.

Penerapan teknologi tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi ilmu Informatika dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Teknologi IoT tidak hanya dimanfaatkan sebagai konsep akademik, tetapi diterapkan menjadi solusi sederhana yang menyesuaikan kondisi lingkungan.

Baca juga:  Hadirkan Pemateri Global, Telkom AI Center Padang Kupas AI Tools untuk Remote Income

Kehadiran lampu otomatis juga diharapkan dapat mendukung proses revitalisasi kawasan dengan memberikan penerangan yang lebih memadai, terutama ketika kondisi lingkungan mulai gelap.

Selain mendukung revitalisasi Sendang Kemantren, program tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7: Affordable and Clean Energy melalui pemanfaatan energi matahari, SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penerapan teknologi IoT, serta SDG 11: Sustainable Cities and Communities melalui pengembangan infrastruktur lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Melalui inovasi tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU 52 Undip berharap teknologi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi salah satu pendukung pengembangan Sendang Kemantren sebagai kawasan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.

 

 

Penulis: Indra Purwanto

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA