Mahasiswa KKN UNDIP Telusuri Potensi SDM dan UMKM Desa Depok melalui Pendekatan Psikologi

waktu baca 3 menit
Jumat, 14 Agu 2026 17:17 15 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Depok, Callysta Ayu Utami dari Fakultas Psikologi, melaksanakan program kerja Pemetaan Potensi SDM dan UMKM Desa melalui Pendekatan Psikologi sebagai Pendukung Optimalisasi Sistem Informasi Desa melalui kunjungan dari rumah ke rumah pada 30 Juli – 4 Agustus 2026.

Program ini menjadi tahap awal untuk menggali potensi sumber daya manusia dan UMKM yang terdapat di Desa Depok sekaligus memperoleh gambaran mengenai kebutuhan dan kondisi pelaku usaha di desa.

Kegiatan dilakukan melalui observasi langsung serta tanya jawab dan sharing singkat dengan pelaku UMKM.

Melalui interaksi secara langsung, mahasiswa KKN memperoleh informasi mengenai jenis usaha, potensi yang dimiliki, pengalaman menjalankan usaha, serta berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usaha.

Pendekatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami kondisi pelaku UMKM dari perspektif mereka secara lebih dekat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T 12 UNDIP Tekan Budaya Bakar Sampah Melalui Edukasi Eco-Enzyme

Salah satu pelaku UMKM yang ditemui adalah Nita, pemilik usaha es teh jumbo dan makanan ringan di Desa Depok.

Ia menyampaikan bahwa kunjungan mahasiswa KKN memberikan manfaat berupa pengetahuan baru mengenai pengembangan usaha.

“Dengan adanya program kerja mahasiswa KKN berupa kunjungan dari rumah ke rumah, saya selaku pelaku UMKM es teh merasa sangat terbantu. Selama tiga tahun berjualan, saya masih gaptek tentang ilmu usaha. Melalui kunjungan ini saya mendapat ilmu baru, mulai dari cara iklan produk, sistem pembayaran digital, hingga cara mengembangkan usaha ke depannya. Semoga ilmu ini bisa bikin usaha saya lebih maju. Sukses terus untuk mahasiswa KKN Undip Desa Depok,” ujar Nita.

Hasil observasi dan pemetaan tersebut kemudian menjadi dasar bagi tindak lanjut program kerja mahasiswa KKN, salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi UMKM Depok Naik Kelas yang dilaksanakan bersama rekan-rekan KKN lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Callysta turut membersamai sesi diskusi dengan pelaku UMKM dan membagikan leaflet berjudul “Psikologi untuk UMKM” yang memuat informasi mengenai penerapan aspek psikologi dalam pengembangan usaha.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tim 141 Undip Edukasi Siswa SMP Negeri 3 Mranggen Olah Limbah Ternak Jadi Pupuk Organik

Sesi diskusi memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi, termasuk mengenai branding dan pemasaran produk. Salah satunya disampaikan oleh Mursiti, pelaku UMKM kerupuk di Desa Depok.

Selama ini, produk kerupuk yang diproduksinya dipasarkan dengan cara dititipkan ke warung sekitar dan masih menggunakan kemasan plastik sederhana tanpa merek. Mursiti mengungkapkan bahwa kondisi kemasan dan belum adanya identitas merek menjadi salah satu hal yang dirasakan sebagai kendala dalam mengembangkan produknya.

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN memberikan saran sederhana yang dapat diterapkan secara bertahap, seperti menambahkan nama atau merek pada kemasan serta memanfaatkan media sosial, seperti Facebook dan WhatsApp, untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen.

Meskipun jumlah peserta yang hadir dalam sesi diskusi masih terbatas, para pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan menunjukkan antusiasme dengan aktif menyampaikan permasalahan dan berdiskusi mengenai kondisi usaha masing-masing.

Interaksi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memberikan sudut pandang serta alternatif solusi yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan pelaku usaha. Rangkaian kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan aspek ekonomi, tetapi juga mengenalkan pentingnya mempertimbangkan aspek psikologis dalam kegiatan usaha.

Baca juga:  Kemkomdigi Tindak 3 Juta Konten Negatif, Mayoritas Judi Online dan Pornografi

Pemahaman mengenai kebutuhan dan perilaku konsumen, cara membangun daya tarik produk, komunikasi dalam pemasaran, hingga pembentukan identitas produk dapat menjadi bagian dari pendekatan psikologi yang mendukung pengembangan UMKM.

Hasil pemetaan dan diskusi tersebut diharapkan dapat menjadi informasi pendukung dalam penyusunan infografis dan pengembangan sistem informasi desa, sekaligus memberikan gambaran mengenai potensi serta kebutuhan UMKM Desa Depok.

Kegiatan ini juga turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya dalam aspek pertumbuhan ekonomi (SDGs 8) serta industri dan inovasi (SDGs 9).

Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berharap pelaku UMKM Desa Depok semakin melek terhadap pentingnya branding dan legalitas usaha, serta mampu memahami dan menerapkan unsur-unsur psikologis dalam kegiatan jual beli.

 

 

Penulis: Callysta Ayu Utami, Tim KKN II UNDIP 2026

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA