Jatengvox.com – Dio Fany Galih Prayoga seorang mahasiswa Program Studi Teknik Listrik Industri, Universitas Diponegoro, yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Desa Karanglo Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten, menyerahkan output program kerja monodisiplin sosial kemasyarakatan bidang sosial saintek berjudul “Penerapan Otomatisasi Lampu Berbasis Sensor Photocell untuk Meningkatkan Efisiensi Energi dan Keamanan Rumah Warga” kepada warga Dukuh Plumbon Desa Karanglo pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Program ini dilatarbelakangi oleh hasil wawancara yang dilakukan dengan beberapa warga dukuh Plumbon pada Senin, 3 Agustus 2026.
Dari hasil wawancara tersebut, diketahui bahwa di Dukuh Plumbon Desa Karanglo terdapat salah satu rumah yang cocok untuk keberhasilan program ini.
Warga menyarankan untuk pelaksanaan program dapat dilakukan di rumah bapak Harjono dikarenakan pemilik rumah sudah wafat dan keluarga berada diluar kota.

Kegiatan yang dilakukan meliputi observasi dan wawancara langsung dengan warga Dukuh Plumbon Desa Karanglo untuk menggali kondisi yang riil sesuai kebutuhan program ini, Survei lokasi, hingga Pemasangan sensor otomatis lampu berbasis photocell dan pembuatan poster penghematan energi.
Poster yang dibuat berisi panduan praktis pemasangan sensor photocell, tips penghematan energi, masalah pada rumah kosong
Program ini bertujuan untuk membantu keluarga pemilik rumah agar terbantu dalam menyalakan dan mematikan lampu secara otomatis, sekaligus mengedukasi warga sekitar pentingnya penghematan energi. Sasaran dari program ini adalah rumah kosong yang lampu teras selalu dibiarkan menyala terus menerus karena tidak ada yang mengurusnya.
Keberhasilan program ini diungkapkan langsung oleh warga sekitar rumah bapak Harjono, yang menyampaikan bahwa mereka sangat terbantu dengan adanya program otomatisasi lampu berbasis sensor photocell ini dikarenakan lebih praktis dan lebih hemat energi, warga juga mengungkapkan rumah bapak Harjono sudah tidak terlihat suram pada malam hari.

Selain itu warga juga diberikan versi prototype sebagai contoh agar bisa diterapkan dirumah, sehingga warga dapat mencontoh kapan saja tanpa harus bergantung pada penjelasan lisan.
Program ini sejalan dengan SDGs poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, khususnya dalam meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik melalui pemanfaatan sensor photocell.
Penerapan teknologi sederhana ini diharapkan dapat mengurangi pemborosan listrik sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan rumah warga.
Edukasi melalui poster dan prototype juga diharapkan mendorong masyarakat untuk menerapkan kebiasaan hemat energi di rumah masing-masing secara berkelanjutan.
Melalui program monodisiplin bidang sosial kemasyarakatan ini, mahasiswa tersebut berharap penerapan otomatisasi lampu berbasis sensor photocell dan poster penghematan energi berkelanjutan bagi masyarakat Dukuh Plumbon Desa Karanglo agar bisa diterapkan di rumah masing masing..
Penulis: Dio Fany Galih Prayoga, Pembimbing: Dr. Ir. Suyatno M.Kes.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar