Mahasiswa KKN-T IDBU 15 UNDIP Turut Mendampingi Kegiatan Membaca Siswa dan Penyampaian Materi Tema Literasi di MI Muhammadiyah Kerten

waktu baca 3 menit
Senin, 20 Jul 2026 21:20 8 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik IDBU 15 Universitas Diponegoro Kelompok 3 menghadirkan layanan Perpustakaan Keliling di MI Muhammadiyah Banyudono, Kabupaten Boyolali, pada Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang didukung oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Boyolali ini bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi siswa.

Kegiatan diawali dengan layanan membaca menggunakan mobil perpustakaan keliling yang membawa berbagai koleksi bacaan, mulai dari buku cerita anak, ensiklopedia bergambar, komik, hingga buku-buku edukatif.

Antusiasme para siswa terlihat saat mereka memilih dan membaca buku sesuai dengan minat masing-masing.

Kehadiran perpustakaan keliling di lingkungan sekolah memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan sekaligus memperluas akses siswa terhadap bahan bacaan yang beragam.

Baca juga:  Dampak Konflik Internasional terhadap Inflasi Global dan Rantai Pasok Dunia

Selain menghadirkan layanan membaca, mahasiswa KKN-T IDBU 15 juga menyelenggarakan penyampaian materi yang dilaksanakan selama 20–23 Juli 2026.

Rangkaian materi ini mengangkat berbagai tema literasi yang disampaikan secara interaktif oleh mahasiswa sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan layanan Perpustakaan Keliling bekerja sama dengan Dinas Arpus Kabupaten Boyolali yang dikoordinasikan oleh Prasetyo Budi Utomo.

Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6. Kegiatan lainnya kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi pentingnya membaca oleh Az’zahra Robinganti Yuzensiananta untuk menumbuhkan minat baca dan semangat belajar siswa yang ditargetkan untuk siswa kelas 6.

Hari kedua diisi dengan materi edukasi ragam budaya yang disampaikan oleh Rakai Arryaguna Abhijana Dewa, pengenalan 10 negara ASEAN oleh Rayhan Ramadhan, dan Naufal Dzaki Satria Hepifani mengenai anti bullying. Ketiga materi ini dilakukan dalam satu rangkaian kegiatan membuat poster yang diikuti oleh siswa kelas 2.

Baca juga:  KKN-T Tim 5 Undip Atasi Genangan di TPS3R Karangsari Kendal melalui Pembuatan Biopori dan Edukasi Perawatan

Selain itu, terdapat pula materi literasi keuangan oleh Meinda Friska Ariyani yang mengajak siswa kelas 3 untuk memahami pentingnya mengelola uang dan membiasakan diri untuk menabung sejak dini.

Pada hari ketiga, siswa kelas 5B memperoleh materi waspada terhadap hoax yang disampaikan oleh Nabila Ramadhani serta literasi AI oleh Dzikrina Shofa Sya’airillah yang disampaikan untuk kelas 6.

Materi ini disampaikan dalam bentuk sosialisasi dan permainan interaktif yang diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih mendalam oleh para siswa.

Kegiatan lainnya di hari yang sama berkaitan dengan edukasi anti bullying oleh Haifa Welvi Putri guna meningkatkan kesadaran siswa kelas 4 akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai.

Sebagai penutup, di kelas 5A Nadila Dwi Eprilia menyampaikan materi Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) sebagai upaya menanamkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T TIM 5 UNDIP Dorong Digitalisasi UMKM Karangsari melalui Peluncuran Website Pojok Karangsari

Melalui rangkaian kegiatan ini, siswa diajak memahami pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari melalui metode pembelajaran yang menyenangkan dan partisipatif.

Di sela-sela kegiatan, mahasiswa juga memperkenalkan Perpustakaan Desa Banyudono yang telah diaktifkan kembali selama pelaksanaan program KKN.

Pengenalan tersebut bertujuan agar para siswa mengetahui keberadaan perpustakaan desa serta terdorong untuk memanfaatkannya sebagai tempat membaca, belajar, dan mencari informasi di luar jam sekolah.

Melalui kolaborasi antara Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Boyolali, MI Muhammadiyah Banyudono, dan mahasiswa KKN-T IDBU 15 Universitas Diponegoro, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca sejak dini serta memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Kehadiran perpustakaan keliling juga menjadi langkah nyata dalam mendekatkan layanan perpustakaan kepada anak-anak sekaligus mendorong pemanfaatan Perpustakaan Desa Banyudono secara berkelanjutan.

 

Tim Publikasi KKN-T IDBU 15 Undip

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA