Cegah Perundungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Siswa SDN Banjarejo Bangun Sekolah Ramah Anak

waktu baca 3 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 22:00 11 jatengvox

Jatengvox.com – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan terus dilakukan melalui edukasi kepada anak sejak usia dini.

Mahasiswa KKN Posko 87 UIN Walisongo turut mengambil peran dengan menggelar sosialisasi anti-bullying bagi para siswa kelas 5A SDN Banjarejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di ruang kelas 4B SDN Banjarejo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak. Sosialisasi berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dan diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa KKN UIN Walisongo memberikan pemahaman mengenai bullying atau perundungan, mulai dari pengertian, bentuk-bentuk perundungan, hingga dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban.

Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan pendekatan yang interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa sekolah dasar.

Baca juga:  Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

Para siswa diajak memahami bahwa bullying tidak selalu berupa kekerasan fisik. Ejekan, perkataan yang menyakitkan, mempermalukan teman, mengucilkan, hingga tindakan yang membuat seseorang merasa takut dan tidak nyaman, juga termasuk bentuk perundungan yang perlu dihindari.

Sejak awal kegiatan, para siswa menunjukkan semangat yang tinggi. Mereka aktif mengikuti penyampaian materi, serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang diberikan oleh para mahasiswa KKN. Suasana kelas pun berlangsung hangat dan penuh antusiasme.

Penyampaian materi juga mendapat respons emosional dari beberapa siswa. Beberapa siswa terlihat tersentuh ketika diajak memahami perasaan yang dapat dialami oleh korban bullying.

Respons tersebut menunjukkan bahwa pembahasan mengenai perundungan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mengajak siswa untuk memahami pentingnya empati terhadap teman.

Baca juga:  Pembinaan Pembuatan Proposal Pengajuan Alat D’Ozone kepada Warga Desa Candisari

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mengajak para siswa untuk menjadi bagian dari solusi.

Mereka diberikan pemahaman agar tidak melakukan bullying, tidak ikut menertawakan teman yang menjadi korban, serta berani melapor kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya apabila melihat maupun mengalami tindakan perundungan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya keberanian untuk bersikap ketika melihat tindakan perundungan.

Siswa tidak hanya diajak untuk menghindari perilaku bullying, tetapi juga memahami bahwa mereka dapat membantu menciptakan lingkungan pertemanan yang lebih aman, peduli, dan saling menghargai.

Pesan penuh makna juga disampaikan oleh Bapak Kepala  Sekolah SDN Banjarejo dalam kegiatan tersebut.

“Sak begjo-begjone wong lali, luwih apik sakbegjone wong eling lan waspodo, ” kata Partono, Kepala Sekolah SDN Banjarejo.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Dorong Pengelolaan Limbah Organik melalui Pelatihan Biopori di Desa Pecuk

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para siswa agar senantiasa eling lan waspada, atau selalu ingat, sadar, dan berhati-hati dalam setiap perkataan maupun perbuatan.

Nilai tersebut juga selaras dengan upaya membangun lingkungan sekolah yang saling menghargai dan menjunjung kepedulian terhadap sesama.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap para siswa SDN Banjarejo dapat memahami pentingnya empati, toleransi, keberanian, dan saling menghargai.

Upaya mencegah bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab guru maupun orang tua, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh warga sekolah.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam tersebut menjadi langkah sederhana namun berarti dalam menanamkan kesadaran tentang bahaya perundungan sejak dini.

Antusiasme siswa hingga akhir kegiatan menjadi bukti bahwa edukasi mengenai bullying dapat diterima dengan baik ketika disampaikan melalui pendekatan yang dekat dengan dunia anak.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA