Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) IDBU-07 melaksanakan kegiatan pendampingan digitalisasi UMKM wisata di kawasan Waduk Cengklik, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Kegiatan ini berfokus pada pendokumentasian produk UMKM melalui sesi foto produk (product photoshoot) sebagai materi promosi yang akan ditampilkan pada platform Kaloka sebagai etalase digital UMKM.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan potensi wisata dan pemberdayaan pelaku usaha lokal melalui pemanfaatan media digital.
Kegiatan melibatkan mahasiswa KKN bersama para pelaku UMKM yang berada di kawasan wisata Waduk Cengklik.
Pendampingan dilaksanakan karena masih terdapat kebutuhan akan dokumentasi produk yang menarik dan representatif untuk mendukung promosi secara digital.
Melalui penyajian visual yang lebih baik, produk-produk UMKM diharapkan memiliki daya tarik yang lebih tinggi sehingga lebih mudah dikenal oleh masyarakat maupun wisatawan yang mengakses informasi melalui platform digital.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pelaku UMKM mengenai produk yang akan didokumentasikan.
Mahasiswa kemudian membantu menata produk agar memiliki tampilan yang menarik, memperhatikan pencahayaan, sudut pengambilan gambar, serta komposisi visual sehingga mampu menampilkan karakteristik produk secara optimal.
Hasil dokumentasi selanjutnya diseleksi dan disesuaikan dengan kebutuhan platform Kaloka sebagai etalase digital UMKM.
Selain menghasilkan foto yang informatif, mahasiswa juga memberikan pendampingan sederhana mengenai pentingnya penggunaan foto berkualitas dalam mendukung pemasaran digital dan memperkuat identitas produk.
Kegiatan ini sejalan dengan upaya pengembangan potensi ekonomi Desa Sobokerto yang memanfaatkan keberadaan Waduk Cengklik sebagai kawasan dengan nilai ekonomi, sosial, dan pariwisata.
Berbagai inovasi masyarakat yang berkembang di desa tersebut menunjukkan bahwa penguatan promosi digital menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Masyarakat, Bapak Turut Raharjo, menyampaikan bahwa “Potensi yang dimiliki masyarakat akan semakin berkembang apabila produk-produk lokal dapat dipromosikan secara lebih luas melalui media digital sehingga dikenal oleh masyarakat di luar Desa Sobokerto.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan daya saing UMKM berbasis potensi lokal.
Melalui kegiatan pendampingan ini, pelaku UMKM memperoleh dokumentasi produk yang lebih layak untuk dipublikasikan pada etalase digital Kaloka sebagai media promosi.
Kehadiran foto produk yang berkualitas diharapkan mampu meningkatkan citra produk, memperluas akses informasi bagi calon konsumen, serta mendukung pengembangan UMKM wisata di kawasan Waduk Cengklik secara berkelanjutan.
Penulis: KKN-T IDBU 07 Desa Sobokerto Boyolali
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar