Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keamanan Digital bagi ibu-ibu PKK Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali pada 1 Agustus 2026 di Rumah Bapak RT.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sosial Kemasyarakatan (Saintek) yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan saat beraktivitas di ruang digital agar terhindar dari berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin marak terjadi.
Sebagai pengantar, mahasiswa memberikan pemahaman singkat mengenai pentingnya literasi digital agar peserta lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi dan memahami pentingnya menyaring informasi yang diterima sebelum mempercayai maupun membagikannya.
Selanjutnya, materi difokuskan pada keamanan digital, yang membahas berbagai langkah untuk melindungi data pribadi dan akun digital dari ancaman penyalahgunaan.
Materi yang disampaikan meliputi berbagai bentuk ancaman di ruang digital, seperti phishing, penipuan online, penyalahgunaan kode OTP, pencurian data pribadi, serta bahaya judi online dan pinjaman online ilegal.

Selain itu, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan verifikasi dua langkah (2FA), serta mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila menjadi korban kejahatan siber.
Untuk membantu peserta memahami materi dengan lebih baik, mahasiswa menghadirkan berbagai contoh kasus yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti tautan palsu yang mengatasnamakan instansi tertentu, pesan undian berhadiah, hingga permintaan data pribadi melalui aplikasi perpesanan.
Peserta diajak mengenali ciri-ciri modus penipuan digital serta memahami langkah yang tepat ketika menerima informasi atau tautan yang mencurigakan agar tidak menjadi korban kejahatan siber.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab.
Ibu-ibu PKK tampak antusias berbagi pengalaman mengenai pesan mencurigakan yang pernah diterima melalui WhatsApp maupun media sosial.
Melalui diskusi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak memberikan kode OTP, PIN, maupun kata sandi kepada pihak lain, serta selalu meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan layanan digital.
Ketua RT 04 RW 05 Dusun Ngancan, Bapak Muhammad Dzakir, mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro.
“Dalam penyampaian materi tadi malam sangat menyenangkan, karena mas dan mbak KKN UNDIP tau siapa audiennya dan harus bagaimana cara menyampaikannya, Ada selingan humor dan tawanya juga, Sip lah, Selanjutnya kita bisa tau mana itu hoax atau fakta, Jadi tidak lagi sembarangan posting atau upload informasi yang diterima, Apalagi klik link yang tidak jelas sumbernya yang meminta data ptibadi. Jadi dari penyuluhan tadi malam kita dapat tips,solusi,dan cara aduan yang jelas saring sebelum sharing. Mantab KKN UNDIP” ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan ibu-ibu PKK Desa Sobokerto semakin memahami pentingnya menjaga keamanan digital dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar dari berbagai ancaman kejahatan siber.
Pengetahuan yang diperoleh selama sosialisasi diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan dibagikan kepada anggota keluarga maupun masyarakat sekitar sehingga tercipta lingkungan digital yang lebih aman, cerdas, dan bertanggung jawab.
Penulis: Fawnia Belvandrya Naira Aqla, KKN Tim II IDBU-07 Universitas Diponegoro
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar