Mahasiswa KKN-T Undip Rancang Repositori Digital Kearifan Lokal Desa Sobokerto lewat Website KALOKA

waktu baca 2 menit
Minggu, 2 Agu 2026 22:10 6 jatengvox

Jatengvox.com – Tim KKN-T Universitas Diponegoro IDBU 07 Desa Sobokerto merancang prototype tampilan Modul Repositori Kearifan Lokal untuk website KALOKA, singkatan dari Kearifan dan Literasi Lokal Desa. Prototype ini dirancang oleh Queen Aqilah, mahasiswi Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Undip, bersama tim, berlangsung pada 14 sampai 17 Juli 2026 di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

KALOKA dibangun sebagai sistem informasi yang mewadahi tiga modul utama, yaitu , kearifan lokal, UMKM dan informasi wisata, dilengkapi dashboard administrasi untuk pengelola.

Program ini merupakan hasil kerja dari 30 mahasiswa dengan fakultas yang berbeda-beda, dijalankan dengan pendekatan Participatory Action Research bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah serta Pemerintah Desa Sobokerto.

Baca juga:  Agar Pengelola Punya Panduan Jelas, Mahasiswa KKN-T IDBU-07 Undip Susun SOP Pengelolaan Koleksi dan Operasional KALOKA

Bagian repositori kearifan lokal sendiri dirancang berdasarkan skema atau ontologi empat dimensi, mencakup Ekologi Waduk Cengklik, Pertanian dan Pangan, Tradisi Lisan dan Sejarah, hingga Wisata Komunitas.

Dari skema itu, tim menyusun rancangan antarmuka bagi pengelola website, mulai dari cara menambahkan data budaya baru, mencari dan menyaring informasi berdasarkan dimensinya, sampai menandai mana konten yang bisa diakses publik dan mana yang sifatnya sakral sehingga perlu dibatasi.

Kepala Desa Sobokerto, Surahmin, menyambut baik kehadiran KALOKA sebagai salah satu program kerja mahasiswa KKN di desanya.

Baca juga:  Dari Doa untuk Leluhur hingga Sedekah Bumi: Nyadran Jadi Identitas Budaya Dusun Dompon

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim KKN-T Undip IDBU 07 yang telah mendampingi pengembangan KALOKA. Semoga website ini dapat menjadi media untuk mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan potensi dan kearifan lokal Desa Sobokerto kepada masyarakat luas,” ujar Surahmin.

Tim KKN berharap rancangan repositori ini nantinya memudahkan pengelola website mendata kearifan lokal secara lebih konsisten, sehingga arsip budaya Sobokerto tidak lagi hanya bertumpu pada ingatan warga.

Lewat program ini pula, Desa Sobokerto diharapkan dapat menjadi daerah binaan Undip yang modelnya bisa direplikasi pada desa lainnya di Jawa Tengah.

Baca juga:  Resmi Dimulai, KKN Tematik Mahasiswa UPGRIS Hadir di Desa Delik Tuntang dengan Program Unggulan

 

Penulis: Queen Aqilah, Mahasiswi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Tim KKN-T Undip IDBU 07 Desa Sobokerto.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA