Jatengvox.com – Mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) IDBU-07 Universitas Diponegoro (Undip) mengembangkan Website KALOKA (Kearifan dan Literasi Lokal Desa) sebagai pusat informasi digital yang dapat diakses masyarakat melalui kaloka.my.id.
Pengembangan website dilaksanakan sejak Sabtu (18/07/2026) sebagai bagian dari program kerja multidisiplin bidang teknik komputer dan teknik informatika di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Website KALOKA dirancang sebagai media digital yang menghimpun berbagai informasi desa dalam satu platform, meliputi kearifan lokal, informasi wisata, galeri UMKM, video profil desa, hingga informasi pendukung lainnya.
Selain menghadirkan tampilan yang mudah diakses oleh masyarakat umum, mahasiswa juga mengembangkan sistem manajemen konten sehingga perangkat desa maupun pengelola dapat memperbarui informasi secara mandiri tanpa harus memahami pemrograman.
Pada proses pengembangan Website KALOKA, mahasiswa membagi pengerjaan sesuai bidang masing-masing.
Salah satu mahasiswa tim developer Website KALOKA yaitu Naila Azizah Berliani berfokus pada frontend untuk role Admin dan Pengelola, yaitu antarmuka yang memungkinkan perangkat desa memperbarui informasi kearifan lokal, wisata, UMKM, serta berbagai konten website secara mandiri melalui dashboard yang mudah digunakan.
Pengembangan tersebut dilakukan agar proses pengelolaan konten dapat berlangsung lebih efisien dan tetap berkelanjutan meskipun program KKN telah berakhir.
Selama proses pengembangan, mahasiswa tidak hanya melakukan perancangan tampilan dan implementasi sistem, tetapi juga menyesuaikan kebutuhan website berdasarkan hasil diskusi dengan perangkat desa dan para penggerak wisata Waduk Cengklik.
Masukan tersebut menjadi dasar dalam penyempurnaan berbagai fitur agar website benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebagai pengguna nantinya.
Humas Paguyuban Wisata Kuliner Waduk Cengklik, Bapak Murdyanto, mengapresiasi pengembangan Website KALOKA karena dinilai mampu memperluas jangkauan promosi potensi desa.
Menurutnya, masih banyak potensi wisata Waduk Cengklik yang dapat dikenalkan kepada masyarakat luas melalui media digital.
“Potensi Waduk Cengklik sebenarnya masih sangat banyak untuk dikembangkan. Harapan kami, website ini bisa menjadi media promosi yang menjangkau masyarakat lebih luas. Akan lebih baik lagi apabila informasi dan media sosial atau kontak setiap destinasi wisata juga terintegrasi di dalam website sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh informasi. Kedepannya kami juga berencana membentuk tim kreatif untuk mengelola dan memperbarui konten agar Website KALOKA tetap berkembang meskipun mahasiswa KKN telah selesai bertugas,” ujar Murdyanto.
Melalui pengembangan Website KALOKA, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap digitalisasi informasi desa tidak berhenti sebagai hasil program kerja semata, tetapi dapat menjadi media promosi sekaligus dokumentasi yang terus dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Sobokerto.
Dengan adanya sistem pengelolaan yang lebih mudah, website diharapkan mampu menjadi sarana yang berkelanjutan dalam memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas serta mendukung perkembangan sektor wisata, UMKM, dan pelestarian kearifan lokal di Desa Sobokerto.
Penulis: Naila Azizah Berliani, Mahasiswa Program Studi Teknik Komputer
Tim II KKN-T IDBU 07 Universitas Diponegoro, Desa Sobokerto, Boyolali
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar