Mahasiswa KKN Tim IDBU 14 UNDIP Tingkatkan Promosi UMKM Desa Branjang melalui Pendampingan Copywriting dalam Digital Marketing

waktu baca 3 menit
Minggu, 2 Agu 2026 20:20 14 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim IDBU 14 Universitas Diponegoro dari Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNDIP melaksanakan program pendampingan penyusunan copywriting sebagai upaya meningkatkan efektivitas promosi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Branjang.

Program ini bertujuan membantu pelaku UMKM menyusun kalimat promosi yang lebih menarik, komunikatif, dan persuasif sehingga mampu meningkatkan daya tarik produk di berbagai platform digital.

Seiring berkembangnya pemasaran digital, pelaku UMKM tidak hanya dituntut memiliki foto dan video produk yang menarik, tetapi juga harus mampu menyampaikan pesan promosi yang dapat menarik perhatian calon konsumen.

Namun, masih banyak pelaku UMKM yang mempromosikan produknya hanya dengan mencantumkan nama produk dan harga, tanpa memberikan informasi mengenai keunggulan maupun manfaat produk.

Akibatnya, promosi yang dilakukan belum mampu membangun ketertarikan calon pembeli secara optimal.

Desa Branjang memiliki berbagai potensi UMKM, salah satunya adalah UMKM Parfum milik Bapak Sehono yang menjadi mitra dalam kegiatan pendampingan.

Baca juga:  Jambai Festival 2025: Sinergi Peringatan Kemerdekaan, Pemberdayaan UMKM, dan Promosi Desa Wisata

Produk parfum yang dihasilkan telah memiliki pelanggan dari berbagai daerah dan memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasaran.

Meskipun demikian, strategi promosi digital yang digunakan masih dapat dikembangkan, terutama melalui penyusunan copywriting yang lebih efektif agar informasi mengenai keunggulan produk dapat tersampaikan dengan lebih baik kepada calon konsumen.

Menjawab kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris memberikan pendampingan mengenai teknik penyusunan copywriting yang sederhana namun efektif.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan fungsi copywriting, cara menentukan target audiens, prinsip penyusunan kalimat promosi yang mudah dipahami, hingga penerapan metode AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) dan PAS (Problem, Agitate, Solution) dalam membuat konten promosi untuk media sosial maupun marketplace.

Baca juga:  Berapa Gaji PPPK Paruh Waktu 2025? Ini Rincian Per Provinsi

Seluruh materi disusun dalam bentuk panduan praktis agar dapat diterapkan secara mandiri oleh pelaku UMKM.

Dalam proses pendampingan, mahasiswa juga membantu menyusun contoh copywriting yang disesuaikan dengan karakteristik produk parfum milik Bapak Sehono.

Kalimat promosi dibuat dengan menonjolkan manfaat produk, menggunakan bahasa yang komunikatif, serta dilengkapi ajakan bertindak (call to action) sehingga lebih menarik perhatian calon pelanggan.

Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas komunikasi pemasaran sekaligus memperkuat citra produk di tengah persaingan pasar digital.

Program ini dikembangkan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan pelaku UMKM dalam setiap tahapan penyusunan copywriting.

Mulai dari mengidentifikasi target konsumen, menentukan pesan utama yang ingin disampaikan, hingga menyusun kalimat promosi yang sesuai dengan karakteristik media digital yang digunakan.

Dengan demikian, pelaku usaha tidak hanya memperoleh hasil akhir berupa contoh copywriting, tetapi juga memahami proses penyusunannya sehingga mampu membuat konten promosi secara mandiri di masa mendatang.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Dorong UMKM Unggulan Naik Kelas Lewat Literasi Digital dan Penguatan Usaha

Salah satu mahasiswa Program Studi Sastra Inggris menjelaskan bahwa copywriting merupakan salah satu unsur penting dalam komunikasi pemasaran digital karena mampu membangun hubungan yang lebih dekat antara produk dan calon konsumen.

“Copywriting bukan sekadar merangkai kata-kata promosi, tetapi bagaimana menyampaikan nilai dan manfaat produk melalui bahasa yang menarik, mudah dipahami, serta mampu membangun ketertarikan calon konsumen. Dengan teknik yang tepat, promosi digital dapat menjadi lebih efektif dan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan penjualan,” ujarnya.

Melalui program pendampingan ini, diharapkan pelaku UMKM Desa Branjang semakin memahami pentingnya penerapan copywriting dalam digital marketing sehingga mampu menghasilkan konten promosi yang lebih menarik, meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas jangkauan pemasaran, serta memperkuat daya saing produk lokal di era digital.

 

Penulis: Daniella Andita Putri

Pembimbing: Gani Nur Pramudyo, M.Hum.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA