Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan sosialisasi gizi seimbang pada anak-anak jenjang kelas 1 hingga kelas 3 MI NU 59 Sendangdawung. Acara tersebut digelar di aula sekolah pada Kamis, (22/08/25).
Dalam pembukaan kegiatan sosialisasi, Koordinator Desa Posko 63, Yanwar Huda Jannata, mengatakan tema sosialisasi gizi seimbang dipilih agar anak-anak dapat mengenal kriteria makanan seimbang.
Menurutnya, pengenalan makanan seimbang pada anak dapat mendorong anak memilih makanan yang sehat untuk mendukung pertumbuhannya.
“Asupan gizi pada anak umur 7 tahun ke atas kan penting untuk pertumbuhan, makanya harus kita kenalkan,” kata dia.
Dalam wawancara dengan Tim Divisi Pendidikan dan Keamanan, Kepala Sekolah MI NU 59 Sendangdawung, Nur Khafidhin, menyatakan banyak siswa yang saat ini ditinggal oleh orang tuanya merantau.
Menurutnya, hal tersebut berakibat pada rendahnya pengawasan terhadap pola makan anak.
“Ikut mbah itukan yang penting anak dikasih uang,” jelasnya pada Kamis, (22/08/25).
“Dia mau makan mintanya apa itu dituruti padahal tidak tau juga gizinya kurang atau tidak,” lanjutnya.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, Nur Khafidhin berharap anak-anak dapat mengenal makanan bergizi seimbang.
Ia juga berharap anak-anak dapat menyampaikan pada orang tua asuhnya untuk mengganti jenis makanan yang selama ini kurang sehat dengan makanan yang lebih bergizi.
“Terutama jajan yang kurang sehat itu biar bisa diganti dengan makanan yang sehat dan disampaikan ke orang tua atau mbahnya (red. Neneknya),” pungkasnya.
Rep. Tim Divisi Pendidikan dan Keagamaan, KKN MB-20 UIN Walisongo Semarang Posko 63
Editor : Murni A