45 Hari Mengabdi, Mahasiswa KKN MB Posko 03 UIN Walisongo Resmi Ditarik dari Desa Cepokomulyo

waktu baca 2 menit
Rabu, 27 Agu 2025 18:24 17 jatengvox

Jatengvox.com – Sebanyak 15 mahasiswa KKN MB Posko 03 UIN Walisongo Semarang resmi ditarik dari lokasi pengabdian mereka di Desa Cepokomulyo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal pada Rabu (27/08/2025).

Prosesi penarikan berlangsung khidmat mulai pukul 12.00 hingga 12.30 WIB di balai desa, dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Khairani Zikrinawati, perangkat desa, serta seluruh mahasiswa KKN.

Acara dimulai dengan sambutan dari Jawa, selaku koordinator desa (kordes) yang mewakili mahasiswa.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat Cepokomulyo atas penerimaan dan dukungan selama 45 hari mahasiswa mengabdi.

Selanjutnya, Kepala Desa Cepokomulyo memberikan sambutan dengan penuh apresiasi.

“Semoga dengan pengalaman adik-adik semua selama 45 hari membantu dalam berbagai kegiatan, nantinya bisa menjadi ilmu yang bermanfaat. Kami berharap kerja sama antara pemerintah desa dan UIN Walisongo Semarang dapat terus terjalin, serta adik-adik tetap menjaga silaturahmi dengan masyarakat Cepokomulyo,” ungkapnya.

Baca juga:  Hingga Februari KAI Logistik Kelola 2,2 Juta Barang, Sektor Angkutan Peti Kemas Tumbuh 40%

Sementara itu, DPL Ibu Khairani Zikrinawati dalam sambutannya turut menyampaikan terima kasih kepada pihak desa yang telah mendampingi mahasiswa selama KKN.

“Kami mohon maaf apabila selama bermasyarakat ada perkataan atau perbuatan yang kurang berkenan. Semoga apa yang adik-adik berikan, meskipun sederhana, bisa bermanfaat bagi masyarakat Cepokomulyo. Pengalaman 45 hari ini diharapkan menjadi bekal berharga, bukan hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga untuk terjun langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Aspuri, perangkat desa, lalu dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan terakhir mahasiswa bersama perangkat desa dan warga.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 15 Berpartisipasi dalam Kegiatan Posyandu dan Edukasi Ibu Hamil di Desa Campurejo

Salah satu mahasiswa KKN, Mutiara, turut menyampaikan kesan dan harapannya setelah mengikuti KKN di Cepokomulyo.

“Selama 45 hari di sini, kami tidak hanya belajar mengabdi tetapi juga belajar dari masyarakat tentang kebersamaan, gotong royong, dan rasa kekeluargaan. Saya pribadi merasa pengalaman ini sangat berharga dan akan menjadi bekal untuk perjalanan hidup dan studi ke depan,” ujarnya.

Penarikan ini menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN MB Posko 03 di Desa Cepokomulyo. Meski demikian, semangat pengabdian, silaturahmi, dan pengalaman berharga yang diperoleh diharapkan dapat terus terjaga. Kharina Ameilia Alfiyana (Tim KKN MB Posko 03 UIN Walisongo Semarang)

Baca juga:  Negara yang melaksanakan "PJC Bridge" semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA